KHUSUS PEKERJA: Peletakan batu pertama pembangunan rumah susun sistem sewa khusus pekerja, kemarin.
KHUSUS PEKERJA: Peletakan batu pertama pembangunan rumah susun sistem sewa khusus pekerja, kemarin.
KHUSUS PEKERJA: Peletakan batu pertama pembangunan rumah susun sistem sewa khusus pekerja, kemarin.
KHUSUS PEKERJA: Peletakan batu pertama pembangunan rumah susun sistem sewa khusus pekerja, kemarin.

KENDAL— Pembangunan rusunawa sistem sewa (Rusunawa) khusus pekerja mendapat perhatian khusus Bupati Kendal Mirna Anissa. Pengawasan akan dilakukan secara ketat agar pengerjaannya sesuai dengan spesifikasi, tidak ada mark up anggaran atau tindakan yang mengarah pada korupsi.

“Semoga ini (Rusunawa) bisa memberikan manfaat masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Mirna disela peletakan batu pertama Rusunawa Khsusus Pekerja, Selasa (26/7).

Dia meminta rusunawa dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang layak, seperti tempat pembuangan sampah, pengelolaan listrik, air, an sistem drainase yang baik. Termasuk dalam kemudahan akses keluar masuk.

Mirna mewanti-wanti pengerjaan harus sesuai spek, jangan sampai seperti dua unit rusunawa yang sudah berdiri sebelumnya. Meski tergolong baru namun sudah mengalami kerusakan. Hal tersebut mengganggu kenyamanan penghuninya.

Pemerintah Kabupaten Kendal menyiapkan pembangunan Rusunawa sebanyak dua unit dengan dana APBN sebesar Rp. 19 miliar. Untuk tahap pertama pada 2016 dibangun 1 unit blok rusunawa dengan 114 unit hunian. Tiap unit hunian dilengkapi dengan fasilitas air bersih dan furniture rumah.

Kasi Pengupahan Disnakertrans Kendal Elvi Sahara mengatakan, terkait dengan persyaratan penghuni masih akan dibahas bersama Dewan Buruh. Diharapkan pembangunan bisa selesai bulan Desember 2016. (bud/zal)