LEBIH EFISIEN : Salah satu proses pembuatan smartphone di Foxconn yang mengandalkan tenaga robot untuk pekerjaan yang sifatnya berulang. (IST)
LEBIH EFISIEN : Salah satu proses pembuatan smartphone di Foxconn yang mengandalkan tenaga robot untuk pekerjaan yang sifatnya berulang. (IST)
LEBIH EFISIEN : Salah satu proses pembuatan smartphone di Foxconn yang mengandalkan tenaga robot untuk pekerjaan yang sifatnya berulang. (IST)
LEBIH EFISIEN : Salah satu proses pembuatan smartphone di Foxconn yang mengandalkan tenaga robot untuk pekerjaan yang sifatnya berulang. (IST)

SEMARANG–Foxconn, salah satu perusahaan produsen untuk smartphone maupun tablet, baru-baru ini mulai mengaplikasikan robot. Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan kelancaran produksi.

“Kami tak henti-hentinya melakukan inovasi, demi meningkatkan kualitas produksi. Termasuk juga dengan mengaplikasikan robot,” ujar CEO Foxconn, Terry Gou, kemarin.

Namun begitu, pengaplikasian robot ini tak lantas dapat menggantikan keseluruhan kerja manusia. Menurutnya, karyawan masih dibutuhkan, karena peran manusia tidak pernah tergantikan oleh robot, terutama yang menyangkut kemampuan otak.

“Pekerjaan yang mengandalkan robot adalah yang sifatnya monoton dan hanya mengandalkan fisik. Kami menggunakan robot untuk mengurangi tugas yang sifatnya berulang-ulang yang sebelumnya dilakukan oleh karyawan manusia,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Terry, dengan adanya bantuan robot, pekerja manusia dapat lebih fokus ke bagian manufaktur lain. Seperti riset dan pengembangan (R&D) serta kontrol kualitas. Dengan kata lain, pihaknya akan terus memanfaatkan tenaga robot otonom dan kekuatan manusia untuk bersinergi. “Dengan demikian, baik kualitas maupun kuantitas produksi bisa meningkat secara signifikan,” ujarnya.