Taman Lele Semakin Sepi Pengunjung

624
TAK TERAWAT: Pintu masuk Kampoeng Wisata Taman Lele Semarang tampak lengang dari hilir-mudik pengunjung Selasa (19/7) lalu. (M. Arif Rohman Hakim/Jawa Pos Radar Semarang)
TAK TERAWAT: Pintu masuk Kampoeng Wisata Taman Lele Semarang tampak lengang dari hilir-mudik pengunjung Selasa (19/7) lalu. (M. Arif Rohman Hakim/Jawa Pos Radar Semarang)
TAK TERAWAT: Pintu masuk Kampoeng Wisata Taman Lele Semarang tampak lengang dari hilir-mudik pengunjung Selasa (19/7) lalu. (M. Arif Rohman Hakim/Jawa Pos Radar Semarang)
TAK TERAWAT: Pintu masuk Kampoeng Wisata Taman Lele Semarang tampak lengang dari hilir-mudik pengunjung Selasa (19/7) lalu. (M. Arif Rohman Hakim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kampoeng Wisata Taman Lele Semarang semakin sepi pengunjung. Objek wisata legendaris milik Pemkot Semarang yang ada di Jalan Raya Walisongo KM. 10 Semarang tersebut rupanya saat ini tidak lagi menarik bagi wisatawan.

Objek wisata alam sekaligus taman hiburan keluarga yang memiliki luasnya lebih dari 2 hektare tersebut sebenarnya memiliki cukup banyak fasilitas. Di antaranya kebun binatang mini, wahana hiburan air seperti becak air, serta kolam bermain air bagi anak-anak.

Fasilitas penunjang berupa rumah makan dengan gazebo yang dapat digunakan sebagai tempat makan keluarga juga tersedia. Namun aneka keunggulan tersebut tetap tak menarik minat waisatawan. Taman Lele hanya didatangi pengunjung saat hari Minggu, itupun tidak begitu ramai.

Sati, 45, salah seorang pedagang makanan di sana mengeluhkan kondisi tersebut. “Di sini sepi sekali, Mas. Seharian paling hanya bisa dapat uang lima belas ribu. Dulu banyak muda-mudi yang datang pacaran, tapi akhir-akhir ini sepi,” ujar perempuan paruh baya asli Wonogiri ini, kemarin.