Pembunuh Joko Bass Dibekuk di Semarang

634
CEPAT DITANGKAP: Dua pelaku pembunuhan terhadap Joko Suyanto saat diperiksa penyidik reskrim Polres Salatiga. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
CEPAT DITANGKAP: Dua pelaku pembunuhan terhadap Joko Suyanto saat diperiksa penyidik reskrim Polres Salatiga. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
CEPAT DITANGKAP: Dua pelaku pembunuhan terhadap Joko Suyanto saat diperiksa penyidik reskrim Polres Salatiga. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
CEPAT DITANGKAP: Dua pelaku pembunuhan terhadap Joko Suyanto saat diperiksa penyidik reskrim Polres Salatiga. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Dalam waktu kurang dari 24 jam, aparat reserse kriminal Polres Salatiga berhasil menangkap Raydinal Suneb, 24, pelaku utama pembunuhan Joko Suyanto, 55, bos studio musik JB. Pelaku ditangkap di rumah kos rekannya di kawasan Pleburan Semarang.

Berdasarkan keterangan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Raydinal adalah sosok utama yang menusuk punggung dan pinggang korban dengan sangkur. Korban yang dikenal dengan nama Joko Bass meninggal setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di RSUD.

“Alhamdulillah dalam waktu tidak sampai 24 jam seorang pelaku utama yang kabur sejak kejadian berhasil kami tangkap di Semarang, Selasa (19/7) malam,” tandas Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Mozh Zazid. Sebelumnya polisi telah berhasil menangkap pelaku lainnya, Andi Achyar Abdullah.

Di hadapan petugas, Raydinal mengaku aksi dilakukan karena sakit hati atas sikap korban. Ia mengaku dua kali menusuk korban di bagian perut. Setelah berbuat, ia kemudian berlari dari jalan Patimura menuju jalan Diponegoro dan menumpang truk. Ia kemudian turun di tol Krapyak Semarang kemudian menuju ke rumah kos temannya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis. Yakni pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. Ditambah pasal 353 KUHP tentang penganiayaan yang direncanakan dan ancaman hukumannya 9 tahun penjara. (sas/ton)