HALALBIHALAL: Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto saat bersalaman dengan jajaran kader partai di Panti Marhen, kemarin. (RICKY FITRIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HALALBIHALAL: Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto saat bersalaman dengan jajaran kader partai di Panti Marhen, kemarin. (RICKY FITRIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HALALBIHALAL: Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto saat bersalaman dengan jajaran kader partai di Panti Marhen, kemarin. (RICKY FITRIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HALALBIHALAL: Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto saat bersalaman dengan jajaran kader partai di Panti Marhen, kemarin. (RICKY FITRIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) banyak dihuni kader baper (bawa perasaan). Mungkin karena partai bergambar kepala banteng moncong putih tersebut sudah menjadi partai besar yang mewadahi ribuan anggota. Praktis, kejadian kecil bisa menjadi sesuatu yang sensitif.

Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mewanti-wanti kepada seluruh anggota PDIP untuk tidak terlalu baper. Dia pun berupaya menjunjung prinsip kekeluargaan untuk mengusir pikiran tersebut. Sebab jika terus dibiarkan, baper dikhawatirkan mampu memudarkan kesolidan partai ini.

”Kekeluargaan dan struktur partai itu nomor satu. Kalau prinsip ini tidak dipegang, sedikit-sedikit pasti akan merasa sakit hati. Apalagi ketika ruang politiknya merasa diintervensi,” tuturnya dalam gelaran Halalbihalal keluarga besar PDIP Jateng di Panti Marhen Semarang, Rabu (20/7).

Karena itu, pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini mengundang seluruh anggota hingga seluruh DPC PDIP yang ada di Jateng. Termasuk yang sudah duduk di bangkui legislatif, eksekutif, hingga fraksi. Semua dikumpulkan untuk bertatap muka dan bersalaman.