PERHATIKAN ABA-ABA: Sejumlah siswa baru dengan antusias memainkan lagu Indonesia Pusaka menggunakan alat musik angklung di halaman SMAN 3 Semarang pada hari pertama masuk (18/7). (SIGIT ANDRIANTO/ Jawa Pos Radar Semarang)
PERHATIKAN ABA-ABA: Sejumlah siswa baru dengan antusias memainkan lagu Indonesia Pusaka menggunakan alat musik angklung di halaman SMAN 3 Semarang pada hari pertama masuk (18/7). (SIGIT ANDRIANTO/ Jawa Pos Radar Semarang)
PERHATIKAN ABA-ABA: Sejumlah siswa baru dengan antusias memainkan lagu Indonesia Pusaka menggunakan alat musik angklung di halaman SMAN 3 Semarang pada hari pertama masuk (18/7). (SIGIT ANDRIANTO/ Jawa Pos Radar Semarang)
PERHATIKAN ABA-ABA: Sejumlah siswa baru dengan antusias memainkan lagu Indonesia Pusaka menggunakan alat musik angklung di halaman SMAN 3 Semarang pada hari pertama masuk (18/7). (SIGIT ANDRIANTO/ Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Alunan lagu Indonesia Pusaka sukses dimainkan ratusan siswa baru SMAN 3 Semarang. Penampilan 504 siswa yang membawakan lagu dengan alat musik angklung ini sontak mendapat tepuk tangan dari semua peserta upacara sebagai sambutan kehangatan kepada warga baru sekolahnya.

Alat musik angklung ini dimainkan di sela-sela upacara perdana di halaman SMAN 3 Semarang, Senin (18/7) dengan tujuan untuk menciptakan kesan kegembiraan dalam menyambut siswa baru di sekolah tersebut. Kepala SMAN 3 Semarang, Bambang Nianto Mulyo mengatakan bahwa suasana menyenangkan harus benar-benar diciptakan dalam pelaksanaan program Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Terlebih menanggapi aturan Kementerian Pendidikan yang mengimbau agar tidak ada unsur kekerasan dalam pelaksanaan PLS.

”Diharapkan dengan situasi yang berbeda anak-anak akan semakin nyaman. Tidak ada keterpaksaan, sehingga bisa mengikuti PLS dengan senang. Untuk permainan angklung, ini merupakan kreativitas kakak-kakak kelasnya, dan latihannya pun tidak lama kemarin,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Ditambahkan oleh Edi Susanto, Ketua Panitia PLS SMAN 3 Semarang, kegiatan ini selain mengasah kreativitas siswa juga untuk mendekatkan sesama siswa baru dengan nuansa kegembiraan di hari pertama masuk sekolah. ”Memang dari aturannya tidak boleh ada tugas yang memberatkan dalam pelaksanaan PLS, sehingga dengan bermain angklung ini kami pikir mereka dapat merasa senang,” imbuhnya.