Marwan
Marwan
Marwan
Marwan

DEMAK- Fraksi Gerindra menolak adanya pungutan sumbangan pengembangan institusi (SPI) di sekolah negeri. Kondisi ini sangat memberatkan para siswa baru baik ditingkat SLTP maupun SLTA.

Demikian disampaikan, Marwan, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Demak, disela pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna DPRD Demak yang dipimpin Wakil Ketua H Muntohar digedung dewan, kemarin.

Menurut Marwan, adanya tarikan SPI disekolah negeri tersebut bertentangan dengan semangat Nawacita Presiden Jokowi, khususnya dalam bidang pendidikan. “Mestinya, tarikan SPI itu dihapus saja. Pendidikan harus gratis dan tidak ada tarikan macam-macam,”katanya.

Marwan membeberkan, besaran tarikan SPI di SMPN maupun SMAN dan SMKN di wilayah Demak rata-rata mencapai Rp 1,5 juta per siswa. Nilai itu belum termasuk tarikan iuran untuk seragam serta biaya administrasi lainnya. Jika ditotal, maka ada tarikan sekolah untuk para siswa senilai Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. “Jadi, SPI dan iuran lainnya itu harus dicabut. Jangan memberatkan siswa,” kata Ketua Komisi B tersebut.