NGONTEL YUK: Wabup Demak Joko Sutanto berfoto bersama dengan anggota Komunitas OkkeDek di depan Kantor RSKW, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NGONTEL YUK: Wabup Demak Joko Sutanto berfoto bersama dengan anggota Komunitas OkkeDek di depan Kantor RSKW, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NGONTEL YUK: Wabup Demak Joko Sutanto berfoto bersama dengan anggota Komunitas OkkeDek di depan Kantor RSKW, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NGONTEL YUK: Wabup Demak Joko Sutanto berfoto bersama dengan anggota Komunitas OkkeDek di depan Kantor RSKW, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ada yang menarik di halaman Radio Suara Kota Wali (RSKW), Kota Demak, kemarin pagi (17/7). Wakil Bupati Demak Joko Sutanto secara resmi berkesempatan me-launching komunitas sepeda Ontel Klasik Kuliner Demak (OkkeDek).

OkkeDek merupakan wadah bagi pecinta sepeda kuno yang anggotanya terdiri atas kalangan pegawai Staf Humas Pemkab Demak dan sejumlah jurnalis yang bertugas di Demak. Dalam kegiatan yang dimeriahkan dengan doa dan makan bersama ini juga diselingi dengan halal bihalal antar anggota sesama komunitas, termasuk dari komunitas sepeda Organisasi Genjot Lawas Oke Kalijaga (Oglek).

Ketua panitia OkkeDek, Rudianto, mengungkapkan, dengan adanya OkkeDek tersebut, pihaknya berharap makin banyak yang turut bergabung dengan komunitas sepeda tua ini. Sebab, OkkeDek tidak hanya sekAdar pit-pitan semata. Namun, kegiatannya memiliki visi yang jelas. Yakni, merajut kebersamaan melalui silaturahmi, menjaga kesehatan dengan olah raga, mengenalkan kuliner di Kota Wali dan mengkampanyekan bersepeda agar bebas dari polusi udara.

“Kegiatan ini selain ditandai dengan halal bihalal, juga sekaligus menyosialisasikan serta memotivasi kawan-kawan sesama pecinta sepeda klasik untuk saling menjalin silaturahmi dan menjaga kesehatan. Anggota kita bisa dari beragam sepeda,” katanya.