EVAKUASI : Bus Kramat Jati jurusan Purwokerto-Ngawen terbalik di jalur beton Lingkar Gringsing akibat menabrak truk Kimia yang memutar. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVAKUASI : Bus Kramat Jati jurusan Purwokerto-Ngawen terbalik di jalur beton Lingkar Gringsing akibat menabrak truk Kimia yang memutar. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVAKUASI : Bus Kramat Jati jurusan Purwokerto-Ngawen terbalik di jalur beton Lingkar Gringsing akibat menabrak truk Kimia yang memutar. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
EVAKUASI : Bus Kramat Jati jurusan Purwokerto-Ngawen terbalik di jalur beton Lingkar Gringsing akibat menabrak truk Kimia yang memutar. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Kecelakaan maut kembali menelan belasan korban di jalur Pantura Gringsing Batang. Kali ini, Bus Kramat Jati dari arah Grobogan Purwodadi menuju Jakarta menabrak truk trailer berisi amoniak asal Jawa Timur yang sedang belok arah di Jalan Lingkar Sentul Kutosari Gringsing Batang atau di sebelah timur Rumah Makam (RM) Hikmah, Sabtu malam (16/7) kemarin, pukul 19.00.

Bus Kramat Jati dengan nomor polisi (nopol) B 7075 TGB berangkat dari Grobogan Purwodadi sekitar pukul 16.00 hendak menuju Jakarta. Bus tersebut berjalan di jalur yang sama dengan truk dengan nopol W 9233 UN yang disopiri Santoso. Namun saat melintasi lokasi kejadian di jalur lingkar Alas Roban sekitar pukul 19.00, truk trailer hendak berputar arah atau memutar jalur di tengah kondisi jalan yang gelap. Sedangkan Bus Kramat Jati melaju kencang dari arah timur melaju kencang sehingga tabrakan tak terelakkan. Bus akhirnya menabrak kabin truk, hingga kabin tersebut hampir terlepas. Sedangkan sopir truk terjepit di antara kemudi, pintu dan kursi. Data sementara, 5 penumpang bus dinyatakan meninggal dunia, 42 mengalami luka parah dan 8 orang selamat. Sebagian besar korban dibawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal.

Kapolres Batang, AKBP Joko Setino menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat truk dari arah timur berniat berputar arah, di depan sebuah warung makan. “Truk saat berputar arah, tiba-tiba datang bus dari belakang atau timur dengan kecepatan tinggi. Karena suasana gelap, dari arah belakang muncul bus Kramat Jati dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak belakang truk tersebut,” ucapnya.

Akibat menabrak bagian belakang bus, bus langsung terbalik dan sampai ambruk ke seberang jalan atau jalur menuju timur. Tak pelak, banyak korban berjatuhan dalam kejadian tersebut.

“Sementara ini, data yang kami dapatkan, baru 5 orang meninggal dunia. Data korban detailnya belum kami kumpulkan,” ujar Kapolres.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Herucoko saat di TKP menambahkan, pihaknya sampai kini masih mengumpulkan data-data korban. Termasuk sopir bus yang belum diketahui jejaknya. “Langkah kami, segera evakuasi bangkai bus. Sedang kondisi truk aman, semua korban kami evakuasi ke RSI Weleri,” ucapnya.

Hingga pukul 22.45, akhirnya bus berhasil dievakuasi. Dalam proses evakuasi, lalulintas sempat macet panjang dari arah timur hingga Weleri, sedang dari barat hingga Banyuputih. (han/ida)