Corak Unik Bikin Cantik

Tas Sanca Batik Makin Dilirik

1636
JADI BURUAN : Pemilik label D’Clutch, Diana Kusumo menunjukkan tas dari bahan kulit ular sanca batik. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JADI BURUAN : Pemilik label D’Clutch, Diana Kusumo menunjukkan tas dari bahan kulit ular sanca batik. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JADI BURUAN : Pemilik label D’Clutch, Diana Kusumo menunjukkan tas dari bahan kulit ular sanca batik. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JADI BURUAN : Pemilik label D’Clutch, Diana Kusumo menunjukkan tas dari bahan kulit ular sanca batik. (NURUL PRATIDINA/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Aksesoris serta tas bermaterial kulit ular sanca batik makin dilirik. Model-model klasik berpadu dengan corak cantik sanca batik memberikan daya tarik tersendiri.

“Kalau untuk tas cewek, saya memang sukanya model-model yang simpel. Adanya sentuhan corak ular membuatnya terlihat lebih unik,” ujar salah seorang penggemar tas bermaterial kulit ular, Indri.

Begitu juga dengan aksesoris. Menurutnya, selama diolah dan didesain dengan tepat, aksesoris berbahan kulit ular juga dapat tampil fashionable dan cantik dikenakan oleh perempuan. Terlebih dengan corak-corak uniknya.

“Begitu dengar aksesoris bermaterial kulit ular mungkin kesannya bakalan gahar. Tapi desain-desain yang menarik kemudian ditambah pewarnaan seperti merah, ungu, biru, pink atau warna-warna lainnya menurut saya jatuhnya cantik juga,” ujarnya.

Menurut salah seorang produsen tas dari kulit ular sanca batik, Diana Kusumo, minat masyarakat akan tas jenis ini terbilang cukup baik. Terlihat dari tumbuhnya permintaan dan pemesanan. “Selama dua tahun produksi dan melakukan pemasaran via online serta bazar, permintaan berangsur meningkat,” ujarnya.

Permintaan terbesar produk asli Semarang ini justru datang dari luar daerah, bahkan luar pulau. Diantaranya Jakarta, Surabaya dan Medan. Melalui sistem pre order, para pelanggan dari luar daerah ini juga dapat ikut merancang produk yang mereka inginkan.