Warga Gotong Royong Buat Mesin Penyedot Rob

426
MESIN PENYEDOT : Salah seorang warga Jeruksari, Mulyono, saat menunjukkan mesin penyedot rob di Dukuh Sebakung, Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. (MUHAMMAD HADIYAN/RADAR PEKALONGAN/JPG)
MESIN PENYEDOT : Salah seorang warga Jeruksari, Mulyono, saat menunjukkan mesin penyedot rob di Dukuh Sebakung, Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. (MUHAMMAD HADIYAN/RADAR PEKALONGAN/JPG)
MESIN PENYEDOT : Salah seorang warga Jeruksari, Mulyono, saat menunjukkan mesin penyedot rob di Dukuh Sebakung, Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. (MUHAMMAD HADIYAN/RADAR PEKALONGAN/JPG)
MESIN PENYEDOT : Salah seorang warga Jeruksari, Mulyono, saat menunjukkan mesin penyedot rob di Dukuh Sebakung, Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. (MUHAMMAD HADIYAN/RADAR PEKALONGAN/JPG)

KAJEN-Usaha yang dilakukan warga Dukuh Sebakung, Desa Jeruksari, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, untuk lepas dari jeratan banjir rob di permukiman mereka, akhirnya menuai hasil. Warga melakukan gotong royong membuat mesin penyedot untuk membuang luapan air laut yang sudah sebulan menggenangi rumah-rumah penduduk.

Sedikitnya ada dua penyedot air yang dibangun warga dengan cara swadaya di RW 6 desa tersebut. Penyedot ini menggunakan mesin diesel berbahan bakar solar. Mesin ini menyedot air rob yang menggenang permukiman, kemudian dialirkan kembali ke sungai.

Mulyono, 40, warga setempat, mengatakan, upaya ini sebelumnya tidak berhasil. Kemudian, warga berusaha membangun tanggul di sisi timur dengan menggunakan karung pasir. “Alhamdulillah, akhirnya mampu menyedot air rob yang menggenang rumah-rumah warga di RW 6,” kata Mulyono.

Menurutnya, sebanyak 500 KK di wilayah RW tersebut, kini bebas dari genangan rob. Mesin itu akan dinyalakan ketika luapan rob kembali datang. “Setiap hari, dibutuhkan sekitar Rp 200 ribu untuk bahan bakar solar,” kata dia.