”Dengan adanya KIM diharapkan mempermudah pemberian akses warga miskin dalam memperoleh pelayanan dasar, fasilitas dan program penanggulangan kemiskinan dari Pemerintah Kota Semarang. Selain itu, menjadi bahan evaluasi dan monitoring penyusunan perencanaan kegiatan penanggulangan kemiskinan,” bebernya.

Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Pemerintah dan Sosbud Bappeda Kota Semarang Dwi Arti Handayani menambahkan, pada April 2016 lalu Pemkot Semarang meluncurkan program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran bertajuk Gerbang Hebat di Kelurahan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat. Peluncuran dilakukan langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

”Gerbang Hebat sendiri merupakan singkatan dari Gerakan Bersama Penanggulangan Kemiskinan dan Pengangguran Melalui Harmonisasi Ekonomi, Edukasi, Ekosistem, Etos Bersama Masyarakat,” ujar perempuan yang akrab disapa Wiwik itu saat ditemui di kantornya, Jumat (15/7).

Melalui bidang ekonomi, lanjut dia, penanggulangan kemiskinan dilakukan dengan pembekalan keterampilan. Adapun dalam bidang edukasi misalnya melalui pemberian beasiswa miskin. Sementara dalam bidang ekosistem disinergikan dengan program Kumis (kumuh dan miskin) melalui penciptaan lingkungan bersih. ”Mereka juga kami dorong untuk meningkatkan etos kerja agar keluar dari garis kemiskinan,” sambung Wiwik.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaannya penanggulangan kemiskinan dilakukan oleh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang diketuai Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Tim tersebut beranggotakan hampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKDP) di lingkungan Pemkot Semarang. ”Dalam hal ini juga melibatkan para camat dan lurah se-Kota Semarang untuk secara periodik melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program ini,” klaimnya.

Disinggung apakah ada target penurunan tiap tahun, Wiwik dengan tegas membenarkannya. Menurut dia, atas perintah Wali Kota Semarang penurunan jumlah warga miskin di Kota Semarang setiap tahun minimal 1,5 persen sesuai Peraturan Daerah (Perda) No 4 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Kota Semarang.