Dafam Targetkan Miliki 200 Jaringan Hotel

255
TERUS EKSPANSI: Jajaran managemen Hotel Dafam Semarang mengunjungi Kantor Jawa Pos Radar Semarang dan diterima oleh Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERUS EKSPANSI: Jajaran managemen Hotel Dafam Semarang mengunjungi Kantor Jawa Pos Radar Semarang dan diterima oleh Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERUS EKSPANSI: Jajaran managemen Hotel Dafam Semarang mengunjungi Kantor Jawa Pos Radar Semarang dan diterima oleh Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERUS EKSPANSI: Jajaran managemen Hotel Dafam Semarang mengunjungi Kantor Jawa Pos Radar Semarang dan diterima oleh Pemred Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Operator hotel lokal Dafam Grup, serius untuk ekspansi ke berbagai daerah di Indonesia. Rencananya pada tahun 2020 nanti, Dafam Grup menargetkan bisa memiliki 200 jaringan hotel di seluruh Indonesia.

Wakil General Manager Hotel Dafam Semarang, Eko Susanto mengatakan, di tahun 2016 ini setidaknya Dafam Grup akan menambah beberapa hotel lagi di wilayah Indonesia. Salah satunya di Lombok. Sementara target untuk dua tahun ke depan, Dafam akan kembali menambah jaringan di wilayah Jawa Tengah tepatnya di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang. “Sampai saat ini ada sekitar 20 jaringan hotel yang ada dibawah bendera Dafam Grup,” katanya saat berkunjung ke Kantor Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dengan banyaknya jaringan yang ada, manajemen Dafam tentunya juga turut serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Pasalnya dalam sebuah hotel yang baru dibuka, membutuhkan sekitar 30 karyawan. ” Untuk skala terkecil atau kelas budget, ada sekitar 30 orang tergantung jumlah kamar dan okupansinya. Jika jumlah kamar dan okupansi semakin besar, jelas karyawan yang dibutuhkan semakin banyak,” tuturnya.

Besarnya jumlah karyawan, membuat menejemen hotel setiap tahun mengadakan event internal, agar semua karyawan saling kenal. “Rencananya Agustus ini akan digelar lomba-lomba olahraga Dafam Cup. Selain itu, pada November nanti Dafam Semarang akan menyelanggarakan fun bike yang dikemas dalam bentuk charity untuk memperingati hari jadi Dafam Semarang,” tambahnya.

Sementara untuk okupansi pasca Lebaran, kata dia, masih cukup besar yakni diangka 85 persen dari ketersediaan kamat yang ada. Untuk hari biasa okupansi hotel bisa mencapai 80 persen. “Okupansi masih sangat tinggi, khususnya pemudik yang transit di Semarang,” bebernya. (den/smu)