Polisi Tidak Berikan Ijin Pertandingan PSIS v Persijap

197
AMAN-AMAN SAJA: Kapten PSIS Fauzan Fajri siap melakukan kick off saat PSIS akan berlaga melawan Persijap di Jepara pada turnamen Polda Jateng Cup, tahun lalu di Stadion Bumi Kartini Jepara. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMAN-AMAN SAJA: Kapten PSIS Fauzan Fajri siap melakukan kick off saat PSIS akan berlaga melawan Persijap di Jepara pada turnamen Polda Jateng Cup, tahun lalu di Stadion Bumi Kartini Jepara. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMAN-AMAN SAJA: Kapten PSIS Fauzan Fajri siap melakukan kick off saat PSIS akan berlaga melawan Persijap di Jepara pada turnamen Polda Jateng Cup, tahun lalu di Stadion Bumi Kartini Jepara. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMAN-AMAN SAJA: Kapten PSIS Fauzan Fajri siap melakukan kick off saat PSIS akan berlaga melawan Persijap di Jepara pada turnamen Polda Jateng Cup, tahun lalu di Stadion Bumi Kartini Jepara. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pertandingan putaran kedua sepak bola turnamen lanjutan Indonesia Soccer Championship B (ISCB) antara PSIS versus Persijap terancam gagal digelar. Pasalnya pertandingan yang sedianya bakal digelar di Stadion Jatidiri Semarang, Sabtu, Sabtu (16/7) lusa dipastikan tidak mendapat ijin dari kepolisian Polrestabes Semarang.

“Kemungkinan jelas ditunda, karena ijin keamanan belum keluar,” ungkap Kasubag Humas Polrestabes Semarang, Kompol Suwarna kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis, (14/7) kemarin.

Suwarna juga menjelaskan tidak keluarnya surat ijin pertandingan ini berdasarkan hasil kesepakatan bersama antara kepolisian dengan pihak Panitia Penyelenggara (Panpel) pertandingan. Sedangkan keputusan hasil rapat dari kedua belah pihak menyepakati pertandingan ditunda. “Tapi kalau hasil rapat siang tadi disini (Polrestabes) sampai jam 13.00 wib siang (kemarin) ijin tidak keluar,” tegasnya.

Menurutnya, tidak keluarnya ijin tersebut diduga dua belah pihak klub kesebelasan yang dulunya pernah bertanding memiliki pengalaman buruk dilapangan. Sehingga tidak menutup kemungkinan pertandingan yang bakal digelar nantinya di Stadion Jatidiri juga berpotensi keributan. “Penundaan ini, menunggu hingga waktu yang ditentukan. Kapan waktunya, kami belum tahu,” ujarnya.