Ditabrak KA, Pengendara Motor Selamat

453
BERUNTUNG : Korban Tri Ani Muhba, pengendara sepeda motor yang ditabrak KA tangki Pertamina diperlintasan tanpa palang pintu Desa Lemah Duwur saat dirawat di rumah sakit, kemarin. (HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI)
BERUNTUNG : Korban Tri Ani Muhba, pengendara sepeda motor yang ditabrak KA tangki Pertamina diperlintasan tanpa palang pintu Desa Lemah Duwur saat dirawat di rumah sakit, kemarin. (HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI)
BERUNTUNG : Korban Tri Ani Muhba, pengendara sepeda motor yang ditabrak KA tangki Pertamina diperlintasan tanpa palang pintu Desa Lemah Duwur saat dirawat di rumah sakit, kemarin. (HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI)
BERUNTUNG : Korban Tri Ani Muhba, pengendara sepeda motor yang ditabrak KA tangki Pertamina diperlintasan tanpa palang pintu Desa Lemah Duwur saat dirawat di rumah sakit, kemarin. (HERMAS PURWADI / RADAR SLAWI)

SLAWI – Maut nyaris merenggut nyawa karyawati swasta di perlintasan sebidang rel kereta api (KA) tanpa palang pintu di Desa Lemah Duwur RT 07 RW 02 Kecamatan Adiwerna, Kamis (14/7) sekitar pukul 08.30. Pengendara sepeda motor jenis Supra X, G 3018 P diserempet loko CC 2061321 yang menarik 16 gerbong tangki minyak milik Pertamina yang meluncur dari arah Selatan hendak menuju Kota Tegal.

Saksi mata dalam insiden tersebut Abdul Rochman, 43, warga RT 06 RW 01 menyatakan korban sebelumnya meluncur dari arah barat hendak menuju tempat kerjanya. “Ketika sampai di perlintasan kereta tanpa palang pintu, tanpa diduga meluncur loko kereta api yang membawa 16 rangkaian tangki minyak dari arah selatan. Saya sempat berteriak dan didengar oleh korban. Korban sempat berhenti dan berupaya membelokkan sepeda motor yang digunakan, namun keburu tersambar loko kereta,” ujarnya.

Akibat insiden tersebut, korban yang teridentifikasi bernama Tri Ani Muhba, 22, warga Desa Pesarean RT 25 RW 06 Adiwerna terpental sejauh 3 meter dari perlintasan kereta api. Sementara motor yang digunakan sempat terseret loko kereta sejauh 10 meter. Korban yang mengalami luka serius di bagian pelipis dan kepala dan tak sadarkan diri langsung dilarikan warga dengan bantuan petugas Polsek Adiwerna menuju RSI Singkil.

Kapolres AKBP Adi Vivid melalui Kapolsek Adiwerna AKP Toto Sayogo menyatakan bahwa nyawa korban bisa terselamatkan setelah melalui masa kritis. “Kondisi korban sudah mulai membaik dan kini terus menjalani perawatan intensif tim medis RSI Singkil,” katanya.

Sementara untuk identitas masinis dan asistennya sudah terdeteksi atas nama Nawal Sulistyo dan Dedi, asal Purwokerto. Insiden terjadi di KM 66.00 ikut wilayah Desa Lemah Duwur RT 07 RW 02. “Memang dibutuhkan kewaspadaan saat melintas diperlintasan sebidang tanpa palang pintu,” katanya. (her/jpnn/ric)