DOKUMEN PRIBADI
DOKUMEN PRIBADI
DOKUMEN PRIBADI
DOKUMEN PRIBADI

DARAH pengusaha dari sang ayah tampaknya menurun ke Arum Dwi Koestanto. Dara kelahiran Bekasi, 1 April 1996 ini bercita-cita ingin membuka bisnis salon dan jasa rumah kecantikan seusai kuliah nanti. Untuk mencapai cita-citanya itu, gadis yang menyukai warna pink ini telah mencoba memulai usaha sejak duduk di bangku SMA.

”Sejak SMA kelas 3 aku sudah mulai jual baju online. Selain itu, sejak masuk kuliah aku coba jual kebaya desain sendiri dan juga kebaya Bali. Alhamdulillah responsnya cukup bagus sampai sekarang,” tutur gadis yang menamai online shop-nya ’byadk’ ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Tak hanya itu, Arum yang kuliah di bidang kecantikan juga menjual masker kefir yang katanya sedang hits di kalangan anak muda. Dari usaha online shop-nya ini, setiap bulan ia dapat mengantongi uang Rp 2 juta-Rp 3 juta. ”Lumayan, bisa buat nambah uang jajan,” ungkap gadis yang juga mantan model photoshoot ini.

Dalam menjalankan bisnisnya, dara penyuka traveling ini mengaku pernah kehabisan modal. Uang modal pemberian ayah beserta untung penjualan produknya ia habiskan untuk jajan. Akhirnya, untuk memulai bisnisnya kembali, ia harus mengumpulkan uang jajannya sendiri. Lewat bisnis yang sudah dirintis sejak lama ini, ia berharap dapat memiliki usaha yang lebih besar dan dikenal oleh masyarakat luas.

Selain berbisnis di online shop, Arum juga disibukkan dengan jasa rias yang ia buka untuk wisudawan di kampusnya. Mahasiswi semester 5 Jurusan Tata Kecantikan Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini memang senang berbisnis seperti yang dilakukan oleh sang ayah. Karena, menurutnya, berbisnis sangat menjanjikan. ”Kalau cita-cita saya ya jadi pegusaha seperti bapak, tapi sesuai bidangku. Jadi, saya pengin usaha di bidang rumah kecantikan. Mungkin nanti saya harus melanjutkan sekolah lagi dan ambil aesthetic,” ujar penggemar Shandy Aulia ini. (mg4/aro/ce1)