BANJIR TITIPAN : Petugas di Griya Satwa Lestari (GSL) Semarang tengah merawat seekor anjing yang dititipkan pemiliknya. (John wahid/jawa pos radar semarang)
BANJIR TITIPAN : Petugas di Griya Satwa Lestari (GSL) Semarang tengah merawat seekor anjing yang dititipkan pemiliknya. (John wahid/jawa pos radar semarang)
BANJIR TITIPAN : Petugas di Griya Satwa Lestari (GSL) Semarang tengah merawat seekor anjing yang dititipkan pemiliknya. (John wahid/jawa pos radar semarang)
BANJIR TITIPAN : Petugas di Griya Satwa Lestari (GSL) Semarang tengah merawat seekor anjing yang dititipkan pemiliknya. (John wahid/jawa pos radar semarang)

SEMARANG – Jasa penitipan hewan menjelang lebaran ini untung besar. Jumlah pemilik hewan yang menitipkan peliharaannya meningkat 3 kali lipat dibanding hari biasa.

“Memang biasanya peningkatan akan terjadi pada saat sebelum Lebaran,” ungkap Dokter Hewan Osi dari Griya Satwa Lestari (GSL), kemarin. Osi menambahkan setiap hewan yang masuk ke GSL selalu dilakukan pemeriksaan keadaan fisiknya, sehingga setelah dilakukan pemeriksaan maka petugas akan mengetahui langkah selanjutnya.

“Jadi kesehatan hewan itu sangat penting. Dari situ dapat diketahui makanan serta vaksin apa yang harus dibutuhkan untuk kesehatan itu sendiri,” katanya.

Untuk fasilitas kandang, katanya, ada beberapa macam seperti kelas biasa, dan standar, serta VIP. “Yang jelas satu hewan satu kandang selain itu juga mendapatkan makan sehari dua kali, serta kandang dibersihkan sehari dua kali dan sebelum masuk dilakukan pengecekan kesehatan,” ungkapnya.

Sedangkan untuk kelas VIP terdapat 8 ruas kandang dan full ac, bahkan ada juga satu ruangan ukuran 3×3 untuk satu pemilik yang bisa diisi satu sampai tiga hewan. “Tidak ada kandang di dalam hanya ruangan saja, sehingga bisa diisi oleh tiga binatang dan itu tergantung ukurannya,” imbuhnya.

Osi mengaku pernah menerima penitipan hewan langka seperti monyet, ular, dan burung yang penanganannya tergantung kasusnya dan biasanya dilakukan koordinasi dengan BKSDA karena hewannya langka. “Pernah dimintai tolong BKSDA untuk memindahkan orangutan,” ujarnya. (hid/ric)