DIKANDANGKAN: Sekda Jateng Sri Puryono didampingi para asisten saat mengecek mobil dinas yang diparkir di halaman gubernuran, kemarin. (Biro HUMAS Setda Jateng FOR RADAR SEMARANG)
DIKANDANGKAN: Sekda Jateng Sri Puryono didampingi para asisten saat mengecek mobil dinas yang diparkir di halaman gubernuran, kemarin. (Biro HUMAS Setda Jateng FOR RADAR SEMARANG)
DIKANDANGKAN: Sekda Jateng Sri Puryono didampingi para asisten saat mengecek mobil dinas yang diparkir di halaman gubernuran, kemarin. (Biro HUMAS Setda Jateng FOR RADAR SEMARANG)
DIKANDANGKAN: Sekda Jateng Sri Puryono didampingi para asisten saat mengecek mobil dinas yang diparkir di halaman gubernuran, kemarin. (Biro HUMAS Setda Jateng FOR RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sekda Jateng Sri Puryono memastikan mobil dinas (mobdin) pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemprov telah diparkirkan di halaman kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang. Mobil pelat merah itu harus tetap berada di sana sejak Jumat (1/7) hingga libur Lebaran berakhir, Senin (11/7) mendatang.

”Seluruh mobdin, kecuali mobil operasional Dinhubkominfo (Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika), juga harus diparkir di kantor masing-masing SKPD,” ucapnya ketika menggelar inspeksi mendadak (sidak) setelah apel PNS, Jumat (1/7).

Tidak hanya menyangkut keberadaan mobil dinas di kantor, Sekda juga melakukan pengecekan. Baik kelengkapan kendaraan maupun kebersihannya. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah mobdin yang digunakan benar-benar dirawat.

Sementara itu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengaku tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi jika ada yang ketahuan membawa mobdin untuk mudik. ”Kami sudah keluarkan surat edaran pelarangan mengunakan mobdin untuk mudik Lebaran. Kalau melanggar, pasti akan kena sanksi,” tegasnya.

Dia mengaku, pelarangan ini sudah diberlakukan sejak musim mudik Lebaran 2015 lalu. ”Mulai tahun kemarin saya cek langsung, besok juga akan saya cek lagi,” tegasnya. (amh/ric/ce1)