Pendemo Bubar Setelah Ditemui Mirna

391
TEMUI PENDEMO : Bupati Kendal Mirna Annisa saat mendatangi pendemo dari GNPK di depan kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMUI PENDEMO : Bupati Kendal Mirna Annisa saat mendatangi pendemo dari GNPK di depan kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMUI PENDEMO : Bupati Kendal Mirna Annisa saat mendatangi pendemo dari GNPK di depan kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TEMUI PENDEMO : Bupati Kendal Mirna Annisa saat mendatangi pendemo dari GNPK di depan kantor Bupati Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL-Bermaksud melakukan unjuk rasa kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa, sejumlah orang yang menamakan diri dari Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kendal, akhirnya membubarkan diri. Setelah didatangi langsung Bupati Mirna. Demo tersebut dilakukan untuk menagih janji Bupati yang pernah diucapkan saat kampanye Pilkada 2015 lalu.

Mirna yang dikenal tegas ini menantang pendemo yang melakukan orasi di depan Kantor Bupati Kendal. Bukan untuk marah-marah, tapi Mirna justru mengajak masuk ke ruang kantor bupati untuk berdialog secara baik-baik. Tapi hasilnya malah pendemo yang berjumlah tujuh orang saja itu, menolak diajak masuk.

“Kami ajak untuk berbicara baik-baik, tapi malah tidak mau. Padahal saya cuma ingin mengetahui tuntutan mereka itu apa, kemudian saya akan tanggapi biar mereka mengetahui sejauh mana hasil kinerja pemerintah Kendal selama ini,” kata Mirna.

Mirna mengaku jika banyak janjinya yang belum ia penuhi. Namun janji tersebut adalah janji untuk masa jabatan lima tahun. Sebab untuk membuat perubahan, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh proses dan waktu yang tidak singkat, mengingat banyak PR yang harus ia kerjakan untuk membenahi Kendal.