Pemudik ke Jateng Capai 6,657 Juta

154

SEMARANG – Jumlah pemudik yang masuk Jawa Tengah pada Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 6,657 juta orang. Jumlah tersebut meningkat 6,08 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya tercatat 6,288 juta orang. Sebagian besar pemudik diprediksi menggunakan moda transportasi darat sehingga berpotensi menambah kemacetan di jalan raya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan untuk mengatasi kemacetan panjang, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian telah merancang sejumlah rekayasa lalu lintas. Lintas pantura memang masih menjadi favorit para pemudik. Kendati begitu, sejumlah jalur lain sudah disiapkan.

Sementara itu, pemberlakuan tol Pejagan dan Brebes Timur diperkirakan berdampak pada penumpukan kendaraan di wilayah Brebes. Untuk mengatasi hal tersebut, diberlakukan manajemen lalu lintas di exit tol Pejagan – Brebes Timur. Jika antrean dipintu tol Brebes Timur mencapai empat kilometer, akan dilakukan buka tutup tol Pejagan – Brebes Timur, dan pantura Kaligangsa sampai simpang Maya Tegal diatur 3-1. Jika antrean di Brebes Barat mencapai empat kilometer sebagian akan dikeluarkan ke jalan pantura.

Jika antrean di pintu tol Pejagan, kendaraan akan dipandu untuk keluar arah pantura melalui tol Kanci. Selain itu, pintu tol exit Brebes Timur yang pada waktu normal dibuka empat pintu, saat arus mudik dan balik dibuka delapan pintu.

”Jalan tol Bawen – Salatiga dan jalan tol Solo – Kertosono juga akan dioperasikan sementara sebagai jalur alternatif pada arus mudik dan balik tahun ini. Sehingga dapat memecah kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan,” ungkap Ganjar.