Seragam Sekolah Dibanderol Jutaan Rupiah

1369

UNGARAN–Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2016/2017 Kabupaten Semarang tercederai oleh kegiatan penyediaan seragam dan bahan seragam oleh pihak sekolah. Kebijakan sekolah tersebut dinilai melanggar sejumlah peraturan pemerintah.

Pantauan di lapangan hampir seluruh sekolah menengah di Kabupaten Semarang menyediakan seragam dan bahan seragam untuk murid barunya. Pemberitahuan adanya pembelian seragam dan bahan seragam ini disampaikan sekolah saat proses daftar ulang.

Salah satu sekolah yang memberlakukan kebijakan tersebut adalah SMAN 1 Ungaran. Di sekolah itu harga seragam dan bahan seragam dibanderol bervariasi di kisaran Rp 1,1 juta. Hal tersebut muncul dari pengakuan orangtua murid baru di sekolah tersebut.

“Kalau saya, beli seharga Rp1,1 juta untuk empat bahan seragam plus pakaian (seragam) olah raga,” tutur orang tua murid baru SMAN 1 berinisial Wd, 48, Senin (27/6) kemarin.

Wd mengaku tidak tahu jika kebijakan tersebut melanggar peraturan yang berlaku. Dirinya tidak bisa mengelak lantaran merasa sungkan dengan sekolah. “Tidak enak juga kalau beli di luar. Nanti kalau anak saya diperlakukan beda bagaimana,” ujarnya.

Selain itu, dia merasa harga seragam dan bahan seragam masih taraf wajar. “Soal aturannya bagaimana, saya kurang tahu persis. Tapi saya melihat itu (harga, red) masih wajar dan bertujuan agar kain seragam sama, biar tidak ada bedanya,” katanya.