Pekerja BPU, Pasar Terbesar BPJS TK

188
SOSIALISASI: Sejumlah pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di Kelurahan Bandarharjo, Tanah Mas, Kecamatan Semarang Utara tengah mendaftar menjadi peserta BPJS TK. (ENY S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Sejumlah pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di Kelurahan Bandarharjo, Tanah Mas, Kecamatan Semarang Utara tengah mendaftar menjadi peserta BPJS TK. (ENY S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Sejumlah pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di Kelurahan Bandarharjo, Tanah Mas, Kecamatan Semarang Utara tengah mendaftar menjadi peserta BPJS TK. (ENY S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALISASI: Sejumlah pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di Kelurahan Bandarharjo, Tanah Mas, Kecamatan Semarang Utara tengah mendaftar menjadi peserta BPJS TK. (ENY S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) terus melakukan sosialisasi terkait manfaat perlindungan yang dimiliki kepada para pekerja. Selain tenaga kerja formal yang bekerja menerima upah dari perusahaan, saat ini BPJS TK juga gencar menggaet peserta baru dari sektor informal atau pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

Seperti yang terlihat di Kelurahan Bandarharjo, Tanah Mas, Kecamatan Semarang Utara, beberapa waktu llau. Sebanyak 100 pekerja BPU mendapatkan bantuan iuran kepesertaan selama tiga bulan gratis.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Pemuda Pepen S. Almas, mengungkapkan, iuran gratis selama tiga bulan kepada 100 pekerja BPU kali ini berasal dari dana yang dikumpulkan para karyawan secara sukarela. “BPJS TK saat ini bukan lagi BUMN sehingga tidak memiliki CSR, oleh karenanya para karyawan mengumpulkan dana secara sukarela, sebagai bentuk tanggung jawab kepada sesama. Jadi yang kami sumbangkan kali ini uang pribadi karyawan bukan lembaga,” jelas Pepen.

Hingga saat ini pasar pekerja BPU memang lebih banyak daripada pekerja formal. “Prosentasenya sekitar 70 persen penduduk Indonesia itu BPU atau pekerja informal. Pasar yang besar itu harus kami garap dengan serius. Sehingga seluruh pekerja bisa mendapatkan manfaat perlindungan dari BPJS TK,” katanya.

Selain pemberian iuran gratis selama tiga bulan kepada pekerja BPU yang rata-rata bekerja di pengolahan ikan asap, buruh harian dan yang lainnya. Rencananya, setiap bulan BPJS TK Semarang Pemuda juga akan melakukan kegiatan edukasi lainnya untuk tenaga kerja BPU. “Kegiatan edukasi lainnya yang sudah kami siapkan adalah Grebeg Pasar yakni petugas mendatangi pasar-pasar untuk memberikan sosialisasi,” pungkasnya. (eny/smu)