TA’JIL ON THE ROAD : Direktur Utama PD Apotek Sari Husada Siswati SST didampingi Direktur Farmasi dan Perbekalan Anik Dlonifatun, S. Farm, Apt dan Staf Bagian Perekonomian Slamet bersiap membagikan ta’jil kepada pengendara dan warga, kemarin sore. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TA’JIL ON THE ROAD : Direktur Utama PD Apotek Sari Husada Siswati SST didampingi Direktur Farmasi dan Perbekalan Anik Dlonifatun, S. Farm, Apt dan Staf Bagian Perekonomian Slamet bersiap membagikan ta’jil kepada pengendara dan warga, kemarin sore. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TA’JIL ON THE ROAD : Direktur Utama PD Apotek Sari Husada Siswati SST didampingi Direktur Farmasi dan Perbekalan Anik Dlonifatun, S. Farm, Apt dan Staf Bagian Perekonomian Slamet bersiap membagikan ta’jil kepada pengendara dan warga, kemarin sore. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TA’JIL ON THE ROAD : Direktur Utama PD Apotek Sari Husada Siswati SST didampingi Direktur Farmasi dan Perbekalan Anik Dlonifatun, S. Farm, Apt dan Staf Bagian Perekonomian Slamet bersiap membagikan ta’jil kepada pengendara dan warga, kemarin sore. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Bulan puasa Ramadan menjadi momentum untuk membantu sesama. Sebagaimana kegiatan sosial yang dilakukan PD Apotek Sari Husada. Apotek yang dikembangkan BUMD Pemkab Demak ini kemarin sore membagikan ta’jil berupa 200 makanan dan minuman untuk berbuka puasa bagi para pengendara motor maupun mobil, tepatnya di jalur Pantura Karanganyar.

Direktur Utama, PD Apotek Sari Husada, Siswati SST mengungkapkan bahwa bagi ta’jil yang dipusatkan di Apotek Sari Husada Cabang Karanganyar tersebut sebagai bentuk kepedulian pada lingkungan sosial atau corporate social responsibility (CSR), khususnya di saat bulan suci Ramadan ini. “Kami jadikan bulan Ramadan ini untuk saling berbagi antar sesama,” katanya, kemarin.

Menurutnya, Apotek Sari Husada terus berkembang. Kini, tercatat sudah ada 7 cabang. Yakni, Sari Husada Demak Kota, Karangawen, Mranggen, Pucanggading, Gajah, Dempet, dan Karanganyar. Menyusul kemudian, segera dilaunching Apotek Sari Husada di Kecamatan Wedung dan Bonang. Aset apotek tersebut total mencapai Rp 6 miliar dengan pendapatan Rp 14 miliar dan laba Rp 1,3 miliar.

Dari jumlah itu, apotek dapat menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 300 juta. Keberadaan apotek yang dikelola 63 karyawan ini cukup vital karena satu-satunya jejaring apotek yang melayani BPJS kesehatan. Karena itu, masyarakat Demak dapat memanfaatkan apotek Sari Husada tersebut. Sebab, harga obat-obatan yang dijual selain terjangkau dan kompetitif juga melayani pasien BPJS.