MERIAH: Juri melakukan penilaian burung milik peserta lomba kicau. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH: Juri melakukan penilaian burung milik peserta lomba kicau. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH: Juri melakukan penilaian burung milik peserta lomba kicau. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH: Juri melakukan penilaian burung milik peserta lomba kicau. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG — Ratusan pencinta burung se-Indonesia, mengikuti lomba burung berkicau dalam rangka HUT Polisi Militer Angkatan Darat ke-70. Kegiatan yang bertajuk Denpomdam Cup II berlangsung di Area Danpomdam Jalan Arteri Semarang, Minggu (26/6).

Denpomdam IV/Diponegoro Kolonel CPM Bambang Sumarsono melalui Mayor CPM Dwi Bangun Wahyu Jatmiko mengatakan, lomba tingkat nasional ini diikuti oleh penggemar burung dari berbagai daerah seperti Rembang, Boyolali, Bandung, Jogja, Semarang, Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Purwokerto, Kebumen, Wonosobo, Temanggung, bahkan dari luar Jawa, Manado, Kalimantan serta dari Bali.

Lomba ini mempertandingkan empat kelas yakni kelas Gajahmada, Kelas Setya Wicaksana, Kelas Pomdam dan Kelas Denpom. Dalam kelas bergensi antara lain diikuti burung jenis murai batu, cucak hijau dan kacer. Sedangkan untuk kelas mawar biru juga melombakan jenis burung anis merah, cucak jenggot dan kenari.

Lomba Burung tersebut berlangsung meriah dan seru, bahkan tidak sedikit peserta yang masuk ke arena perlombaan, karena juri tidak mendengar kicauan burungnya. ”Penilaian meliputi fisik burung, gaya, volume kicauan, irama dan lagu kicauan,” katanya.

Salah seorang peserta, Yance, 32 mengaku, mengikuti lomba tersebut selain menjalin komunikasi sekaligus silaturahmi dengan para pencinta burung serta mengukur kemampuan burung yang dimilikinya. ”Kegiatan ini selain mengikuti lomba sekaligus melakukan silaturahmi dengan pencinta burung lainnya,” katanya. (hid/zal/ce1)