ZIARAH : Para peziarah mengaji di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu. Petugas penjaga gentong membagikan air minum khas kepada peziarah di areal makam salah satu Walisongo tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ZIARAH : Para peziarah mengaji di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu. Petugas penjaga gentong membagikan air minum khas kepada peziarah di areal makam salah satu Walisongo tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ZIARAH : Para peziarah mengaji di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu. Petugas penjaga gentong membagikan air minum khas kepada peziarah di areal makam salah satu Walisongo tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ZIARAH : Para peziarah mengaji di Makam Sunan Kalijaga Kadilangu. Petugas penjaga gentong membagikan air minum khas kepada peziarah di areal makam salah satu Walisongo tersebut. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Meski bulan puasa Ramadan, makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Kecamatan Demak Kota tetap dipadati peziarah. Selain tadarus Alquran, para peziarah juga membaca tahlil serta berdoa dan ngalap berkah di pesarean salah satu Walisongo tersebut.

Sutrimo, peziarah asal Kampung Betengan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota menuturkan, setiap malam Jumat, termasuk saat puasa kali ini banyak peziarah yang memanfaatkan waktunya untuk mengaji di Makam Sunan Kalijaga.

“Pekerjaan kita sehari-hari padat sekali. Karena itu, agar hati menjadi tenang dan tidak kemrungsung, maka kita gunakan untuk mengaji,” ungkapnya, kemarin.

Peziarah lainnya, Subrata, warga Desa Kedungori, Kecamatan Dempet menambahkan, ziarah dimalam hari suasananya terasa berbeda. Apalagi, saat puasa Ramadan ini. “Alhamdulillah, saya sendiri rutin untuk berziarah ke Makam Sunan Kalijaga. Kita mengaji bersama disini,” katanya. (hib/ida)