Kenalkan Metode Pembelajaran Jamu Sehat dan Math City Map

Miftahudin, Guru SMPN 10 Semarang yang Jadi Guru Teladan Provinsi Jateng

346
INOVATIF: Miftahudin saat berada di kantor Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Australia. (DOKUMEN PRIBADI)
INOVATIF: Miftahudin saat berada di kantor Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Australia. (DOKUMEN PRIBADI)
INOVATIF: Miftahudin saat berada di kantor Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Australia. (DOKUMEN PRIBADI)
INOVATIF: Miftahudin saat berada di kantor Konsulat Jenderal RI di Melbourne, Australia. (DOKUMEN PRIBADI)

Miftahudin SPd, MSi, guru matematika SMP Negeri 10 Semarang terpilih menjadi guru teladan tingkat Jateng 2016. Bahkan, Agustus mendatang ia akan mengikuti seleksi tingkat nasional. Ia berhasil menciptakan sejumlah metode pembelajaran yang mampu membuat siswa menyukai pelajaran matematika. Seperti apa?

SIGIT ANDRIANTO

SELAMA ini, pelajaran matematika selalu menjadi momok menakutkan bagi setiap siswa. Maklum, pelajaran yang sarat dengan angka dan rumus ini memang membikin pusing kepala. Namun oleh Miftahudin, pelajaran matematika menjadi lebih menyenangkan. Ia menciptakan sejumlah metode pembelajaran yang menarik bagi siswa.

Misalnya, untuk materi aritmatika. Miftah –sapaan akrabnya terinspirasi saat melihat anak didiknya sedang membawa jajanan dengan warna yang sangat mencolok. Dia yakin jajanan itu tidak menyehatkan. Ia kemudian membuat metode belajar untuk memahami aritmatika sosial di mana di dalamnya terdapat konsep untung rugi dengan cara praktik langsung di lapangan. Ia melabeli metode pembelajarannya ini dengan nama Jamu Sehat.

”Jamu itu jajanan murid. Kalau kata sehat, maksudnya dalam pembuatan jajanan harus memenuhi kriteria jajanan sehat,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.