Tuding Kasus Banpol Bernuansa Politis

293
UNGKAP KRIMINALISASI: Kuasa hukum Shodiq Priyono, Ali Purnomo (tengah), bersama Suyoto (kiri), dan Putronegoro Rektoseto (kanan) saat memberikan pernyataan usai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
UNGKAP KRIMINALISASI: Kuasa hukum Shodiq Priyono, Ali Purnomo (tengah), bersama Suyoto (kiri), dan Putronegoro Rektoseto (kanan) saat memberikan pernyataan usai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
UNGKAP KRIMINALISASI: Kuasa hukum Shodiq Priyono, Ali Purnomo (tengah), bersama Suyoto (kiri), dan Putronegoro Rektoseto (kanan) saat memberikan pernyataan usai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
UNGKAP KRIMINALISASI: Kuasa hukum Shodiq Priyono, Ali Purnomo (tengah), bersama Suyoto (kiri), dan Putronegoro Rektoseto (kanan) saat memberikan pernyataan usai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Kasus bantuan politik (banpol) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jepara dituding bernuansa politik terkait pilkada 2017. Tudingan tersebut muncul setelah beredarnya dua surat pernyataan yang masing-masing ditandatangani Bupati Jepara Periode 2012-2017 Ahmad Marzuki dan Wakil Bupati Jepara Subroto.

Beredarnya kedua surat tersebut terungkap dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/6). Yaitu sidang dugaan perkara banpol PPP Jepara 2011-2013 senilai Rp 79,2 juta dengan terdakwa Wakil Bendahara DPC PPP Jepara, Shodiq Priyono. Surat pernyataan itu dijadikan salah satu alat bukti dan dibacakan dalam pledoi.

Surat pertama disebutkan berisi pernyataan Ahmad Marzuki mundur dari pencalonan calon bupati Jepara periode 2017-2022. Padahal sebelumnya ia telah menyatakan siap maju dan bertarung memperoleh rekomendasi dari PDIP. Mundurnya Marzuki tertuang dalam selembar surat pernyataan yang dipegang oleh penasehat hukum Shodiq. ”Surat tersebut tertanggal 5 Juni 2016. Isinya Pak Marzuki ikhlas mengundurkan diri dan mendukung Subroto sepenuhnya maju sebagai Calon Bupati Jepara,” kata kuasa hukum Shodiq, Ali Purnomo dalam sidang. Subroto yang juga Waki Bupati Jepara 2012-2017 merupakan adik kandung Jaksa Agung Prasetyo.