Mengetahui Madzi, Wadi

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum Wr. Wb. bapak Kiai Ahmad Izzuddin yang saya hormati. Saya mohon penjelasan Kiai soal sperma atau mani, terkait hukum agama Islam. Terima kasih.

Sulistyo di Semarang 089927786XX

Jawaban :

Waalaikumussalam Warahmatullah Bapak Sulistyo. Dalam alat kelamin laki-laki memang ada tiga cairan yang keluar. Adakalanya itu adalah mani (sperma), wadi dan madzi. Untuk mani, adalah cairan putih, kental yang keluarnya biasanya dengan tersendat-sendat, diiringi dengan rasa nikmat dan dibarengi dengan syahwat. Mani bisa saja keluar ketika manusia sedang dalam keadaan sadar seperti ketika sedang berhubungan suami-istri, bisa juga keluar ketika sedang dalam keadaan tertidur seperti halnya ketika dalam mimpi.

Sedangkan madzi adalah cairan berwarna kuning, kental. Pada umumnya keluarnya madzi ini saat birahi memuncak dan tidak terasa nikmat ketika keluarnya. Dan yang bisa mengeluarkannya kebanyakan adalah dari anak yang sudah baligh.

Selanjutnya adalah wadi, yaitu cairan bening, kental, keruh yang keluar setelah seseorang buang air kecil ketika kondisi tubuh tidak sehat atau bisa jadi keluar setelah membawa muatan-muatan berat. Ini bisa dialami bagi yang sudah baligh maupun yang belum baligh.

Mengenai hukumnya air mani adalah tidak najis, sedangkan madzi dan mani najis. Akan tetapi, keluarnya air mani mewajibkan seseorang mandi junub. Berbeda dengan madzi dan wadi, keluarnya tidak mewajibkan mandi besar seperti keluarnya mani. Cukup dibersihkan dan disucikan saja. Wallahu a’lam.

Sekian jawaban dan tanggapan yang dapat saya berikan, semoga ada manfaatnya dan barokah. Amin. (*)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Jateng Park Dibuat Tujuh Klaster

SEMARANG - Meski lama tak terdengar kelanjutannya, proyek pembangunan Wana Wisata Penggaron atau dikenal dengan nama Jateng Park diklaim masih terus berjalan. Saat ini,...

Perempuan Harus Melek Politik

Peran perempuan dalam parlemen atau lembaga legislatif sangatlah penting. Untuk itu, perempuan harus berani tampil dalam ranah publik atau kancah politik. “Kalau mau tampil dalam...

Tak Mau Remehkan Persiku

SEMARANG – Menang lima kali beruntun, bukan menjadi jaminan tim PSIS Semarang bakal mudah menundukkan lawan mereka selanjutnya, yaitu Persiku Kudus di Stadion Jatidiri...

Siap Kembangkan Ilmu Astronomi

SMP Islam Terpadu PAPB yang beralamat di Jalan Panda Barat No 44 Palebon Pedurungan Semarang berdiri pada 2004. Sekolah di bawah naungan Yayasan...

More Articles Like This

- Advertisement -