Ratusan Makanan Kedaluwarsa Disita

Sekda Jateng Cek Harga Pasar

305
CEK HARGA: Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono (bertopi) memantau harga kepokmas di Pasar Raya Salatiga. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK HARGA: Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono (bertopi) memantau harga kepokmas di Pasar Raya Salatiga. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK HARGA: Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono (bertopi) memantau harga kepokmas di Pasar Raya Salatiga. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK HARGA: Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono (bertopi) memantau harga kepokmas di Pasar Raya Salatiga. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Ratusan makanan dan minuman kedaluwarsa dari berbagai jenis dan merk disita Satpol PP Kota Salatiga bersama tim gabungan. Sitaan ditemukan di Pasar Raya dan Pasar Baluran, Senin (20/6).

Kasi Penegakan Perundang-undangan dan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Kota Salatiga, Akhmad menjelaskan, tim mendatangi 42 kios sembako di Pasar Raya dan Pasar Blauran. Dari sejumlah kios itu, 13 di antaranya kedapatan menjual atau memiliki makanan atau minuman kedaluwarsa. “Barang yang terjaring razia di hari pertama ini ada ratusan makanan dan minuman dari berbagai jenis, selanjutnya akan kami musnahkan,” ujar Akhmad di sela-sela razia, Senin siang.

Tujuan razia ini, jelas dia, sebagai bentuk antisipasi beredarnya makanan dan minuman kedaluwarsa saat puasa dan menjelang Lebaran. “Kepada para penjual yang kedapatan menjual makanan atau minuman kedaluwarsa, akan dipanggil ke kantor Satpol PP untuk diberi pembinaan. Sedangkan barang yang terjaring razia akan dimusnahkan,” terang Ahmad.

Selain Satpol PP, tim gabungan terdiri dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Disperindagkop UMKM) dan Dinas Kesehatan Kota (DKK).

Terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono bersama rombongan kemarin blusukan ke Pasar Raya I Salatiga.Rombongan memantau harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) seperti daging sapi, daging ayam, ikan, beras, gula dan beberapa kebutuhan lainnya. Dari pemantauan tersebut, diketahui meskipun ada kenaikan harga beberapa kebutuhan pokok, kenaikan dinilai masih terkendali.