Perhatikan Penyapu Jalan

390
Wisnu Pudjonggo (DOKUMEN PRIBADI)
Wisnu Pudjonggo (DOKUMEN PRIBADI)
Wisnu Pudjonggo (DOKUMEN PRIBADI)
Wisnu Pudjonggo (DOKUMEN PRIBADI)

SALAH satu anggota DPRD Kota Semarang, Wisnu Pudjonggo menilai, kesejahteraan para penyapu jalan hingga saat ini belum sesuai yang diharapkan. Padahal, berkat kinerja mereka Kota Semarang berkali-kali meraih penghargaan Adipura.

”Mohon diperhatikan kesejahteraan penyapu jalan,” ungkap Wisnu –sapaan akrabnya – di sela-sela melaporkan hasil resesnya dalam sidang paripurna DPRD Kota Semarang belum lama ini.

Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini membeberkan, salah satu indikator kurangnya perhatian pemerintah terhadap para penyapu jalan adalah masih minimnya gaji yang diterima. Menurutnya, hal tersebut tidak sebanding dengan risiko pekerjaan yang didapatkan. ”Minimal kerja mereka dihargai seperti halnya di DKI (Jakarta),” imbuhnya.

Selain itu lanjut dia, jumlah tenaga penyapu jalan di Kota Semarang masih jauh dari ideal. Saat ini jumlahnya baru sekitar 364 orang. Sementara di Kota Medan telah mencapai 3.000 orang. ”Akibatnya, yang tersentuh hanya jalan-jalan protokol saja. Sementara yang di daerah pinggiran tidak sama sekali,” tandas pria yang baru saja merayakan ulang tahun pada 6 Juni itu. (fai/ric/ce1)