Zurich Perkuat Layanan Digital Lewat Teman Baik

207
APLIKASI DIGITAL: Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber (dua dari kiri) saat melaunching aplikasi Teman Baik, belum lama ini. (ISTIMEWA)
APLIKASI DIGITAL: Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber (dua dari kiri) saat melaunching aplikasi Teman Baik, belum lama ini. (ISTIMEWA)
APLIKASI DIGITAL: Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber  (dua dari kiri) saat melaunching aplikasi Teman Baik, belum lama ini. (ISTIMEWA)
APLIKASI DIGITAL: Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber (dua dari kiri) saat melaunching aplikasi Teman Baik, belum lama ini. (ISTIMEWA)

SEMARANG- Perusahaan asuransi jiwa PT Zurich Topas Life (Zurich) menghadirkan aplikasi digital Teman Baik untuk memperkuat layanan kepada nasabah dan membantu agen dalam melakukan penjualan. “Kehadiran aplikasi Teman Baik dilatarbelakangi pertumbuhan digital yang pesat di Indonesia. Pertumbuhan digital ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung penjualan, membantu para agen saat bertemu nasabah, dan meningkatkan layanan kepada nasabah,” tutur Presiden Direktur Zurich Topas Life Peter Huber kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menjelaskan, aplikasi Teman Baik bisa diunduh dengan mudah dari Apple App Store dan Google Play. Aplikasi itu berisi informasi seputar produk proteksi Zurich, informasi terkini perusahaan dan layanan customer care.

Menurut Huber, pihaknya meluncurkan aplikasi itu sebagai salah satu strategi transformasi digital yang sudah dicanangkan Zurich sejak awal 2016. Aplikasi itu juga sebagai bagian dari kelanjutan kampanye digital yang digarap Zurich awal April 2016 lalu. “Dengan aplikasi ini, nasabah semakin tahu tentang Zurich. Ini juga membantu para agen untuk mencari nasabah baru,” tutur Huber.

Dia menambahkan, pengetahuan masyarakat Indonesia tentang digital sudah meningkat tajam. Berdasarkan data lembaga We Are Social, kenaikan pengguna internet di Indonesia mulai Januari 2015 sampai Januari 2016 mencapai 15 persen. Kenaikan jumlah pengguna internet itu berimbas pada pengguna media sosial yang melonjak tajam. Walaupun tak sebanyak kenaikan pengguna internet, pengguna media sosial yang aktif bertambah sekitar 10 persen dari Januari tahun lalu. Pengguna media sosial di perangkat mobile pun turut naik hingga 6 persen dari tahun sebelumnya.