SKPD Pilih Bungkam, Komisi B Walk Out

325
WALK OUT : Anggota Komisi B DPRD Pemalang keluar dari ruangan atau walk out lantaran rapat deadlock. (AGUS P/RADAR PEMALANG/JPG)
WALK OUT : Anggota Komisi B DPRD Pemalang keluar dari ruangan atau walk out lantaran rapat deadlock. (AGUS P/RADAR PEMALANG/JPG)
WALK OUT : Anggota Komisi B DPRD Pemalang keluar dari ruangan atau walk out lantaran rapat deadlock. (AGUS P/RADAR PEMALANG/JPG)
WALK OUT : Anggota Komisi B DPRD Pemalang keluar dari ruangan atau walk out lantaran rapat deadlock. (AGUS P/RADAR PEMALANG/JPG)

PEMALANG-Rapat kerja Komisi B DPRD Kabupaten Pemalang, di gedung dewan, Jumat sore (17/6) kemarin, akhirnya dibubarkan. Dua anggota Komisi B memiliki walk out, yaitu Fahmi Hakim dan Purwoko Hadibroto. Pasalnya, SKPD terkait yang seharusnya memberikan keterangan detil, memilih bungkam, tidak mau memberikan informasi.

Awalnya, rapat kerja komisi B bersama pimpinan DPRD mengundang sejumlah SKPD terkait untuk membahas proyek pengurugan pembangunan gedung DPRD. Di antaranya, Asisten II Sekda selaku Unit Layanan Pengadaan (ULP), DPU, Bagian Hukum, Bagian Administrasi Pembangunan Setda selaku kepala LPSE, Kabid Cipta Karya selaku PPkom pekerjaan urugan gedung DPRD dan Kabid Bina Marga selaku PPkom rehap/pembunan jalan serta anggota pokja ULP.

Rapat kerja yang tertutup tersebut, sedianya menindaklanjuti hasil audiensi DPRD dengan Koalisi Masyarakat Pemalang Peduli Pembangunan (KMP3). Yaitu untuk membahas transparansi publik dan kejelasan terhadap persoalan proses lelang yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

“Diajak rapat baik-baik mencari penyelesaian masalah, kok susah. Ya mendingan keluar. Saya minta rapat dibubarkan saja,” ujar Fahmi yang saat itu bergegas keluar ruangan dengan kesal.