TBR Makin Memasyarakatkan Lunpia

1548
PEKERJA KERAS: Pemilik Lunpia Delight, Cik Meme tengah menggulung lunpia. Di program beli 1 gratis 1 hingga 30 Juni mendatang, permintaan lunpia meningkat sangat pesat. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEKERJA KERAS: Pemilik Lunpia Delight, Cik Meme tengah menggulung lunpia. Di program beli 1 gratis 1 hingga 30 Juni mendatang, permintaan lunpia meningkat sangat pesat. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEKERJA KERAS: Pemilik Lunpia Delight, Cik Meme tengah menggulung lunpia. Di program beli 1 gratis 1 hingga 30 Juni mendatang, permintaan lunpia meningkat sangat pesat. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEKERJA KERAS: Pemilik Lunpia Delight, Cik Meme tengah menggulung lunpia. Di program beli 1 gratis 1 hingga 30 Juni mendatang, permintaan lunpia meningkat sangat pesat. (AJIE MH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Program Tradisi Budaya Ramadan (TBR) yang digagas Lunpia Delight mendapat tanggapan positif dari penikmat lunpia. Sebab, dalam program yang menawarkan promo beli 1 gratis 1 ini, para konsumen lebih kenyang menikmati lunpia khas Kota Semarang yang ditawarkan Lunpia Delight.

Pemilik Lunpia Delight, Meliani Sugiarto menjelaskan, sejak TBR digeber, 6 Juni kemarin, permintaan pembeli langsung meroket. Pelanggan-pelanggan baru pun bermunculan. Praktis, ketika ada promo beli 1 gratis 1, lunpia jadi salah satu menu gorengan yang diburu.

“Dengan TBR ini, lunpia jadi lebih merakyat. Ini memang salah satu upaya kami untuk nguri-uri lunpia sebagai salah satu warisan budaya Indonesia tak benda yang telah diakui Unesco,” ucap wanita yang biasa disapa Cik Meme ini.

Terlebih, TBR tahun ketiga ini, pusat lunpia Semarang, menyediakan empat varian menu baru. Sebut saja rasa crab (kepiting), fish kakap, kambing jantan muda (kajamu), dan lunpia rasa jamur nusantara (raja nusantara). “Semuanya dibanderol Rp 18 ribu. Atau Rp 9 ribu karena beli 1 geratis 1,” bebernya.

Selain memberikan pilihan rasa bagi pecinta lunpia, keberadaan varian baru ini juga telah mengantarkan Lunpia Deligt mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID). (amh/smu)