TOLAK PABRIK SEMEN: Puluhan ibu-ibu warga Kabupaten Pati, Rembang dan Grobogan saat berorasi pada aksi peringatan dua tahun penolakan pabrik semen di depan gedung DPRD Jateng, Kamis (16/6). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK PABRIK SEMEN: Puluhan ibu-ibu warga Kabupaten Pati, Rembang dan Grobogan saat berorasi pada aksi peringatan dua tahun penolakan pabrik semen di depan gedung DPRD Jateng, Kamis (16/6). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK PABRIK SEMEN: Puluhan ibu-ibu warga Kabupaten Pati, Rembang dan Grobogan saat berorasi pada aksi peringatan dua tahun penolakan pabrik semen di depan gedung DPRD Jateng, Kamis (16/6). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK PABRIK SEMEN: Puluhan ibu-ibu warga Kabupaten Pati, Rembang dan Grobogan saat berorasi pada aksi peringatan dua tahun penolakan pabrik semen di depan gedung DPRD Jateng, Kamis (16/6). (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Puluhan warga Kendeng menggelar demo di pelataran kantor DPRD Jateng, Kamis (16/6). Mereka meminta wakil rakyat untuk mencegah pendirian pabrik semen yang dituding akan merusak kelestarian alam.

Siang itu, mereka membawa spanduk bertuliskan penolakan-penolakan pembangunan pabrik semen di wilayah Rembang. Tak hanya diisi orasi, mereka juga bernyanyi, berdoa dan membacakan puisi yang berisi penolakan pembangunan pabrik semen.

Hingga saat ini warga yang terdampak pembangunan pabrik Semen Indonesia di Rembang masih mendiami tenda perjuangan di dekat lokasi pabrik sebagai sikap jelas penolakan pabrik semen. Koordinator aksi, Joko Prianto mengatakan pihaknya ingin beraudiensi dengan anggota DPRD Jateng untuk memberikan masukan tentang aturan tata ruang lingkungan. ”Kami menuntut pemerintah menghentikan pendirian pabrik semen di Rembang. Semoga DPRD mau melihat konflik tata ruang yang tengah terjadi di Rembang,” katanya.

Tokoh Sedulur Sikep, Pati, Gunretno menambahkan, pembangunan pabrik semen di beberapa titik kawasan karst strategis tersebut perlu dikaji. Pasalnya, sebelum ada pabrik tersebut atau kondisi saat ini, warga sudah mengalami kesulitan air. Hal tersebut diklaim terjadi di Grobogan.