Hanya ada beberapa bus AKAP yang ngetem di anjungan terminal keberangkatan. Sementara bus yang datang dari arah barat atau arah Jakarta, tidak masuk ke dalam Terminal Mangkang. ”Padahal di dalam terminal sudah ada agen-agen yang menjual tiket. Tapi penumpang malah banyak yang pergi ke Terboyo dan Terminal Sukun dari pada ke sini. Tahun lalu, saat musim mudik juga sepi,” keluh Jumarno salah satu sopir bus.

Sementara itu, Kepala UPTD Terminal Mangkang, Joko Umboro Jati mengatakan proses pengambilalihan terminal oleh Kemenhub masih berjalan. Proses administrasi ini paling lambat Oktober harus sudah selesai dan diserahkan ke Kemenhub yang isinya meliputi data personel dan aset yang ada. ”Nantinya pembiayaan ditekel oleh pemerintah pusat, mulai anggaran perawatan dan perbaikan terminal,” ungkapnya.

Sedangkan Pengamat Tranportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno mengungkapkan bahwa kemungkinan hanya Terminal Mangkang yang akan diambil alih oleh Kemenhub. Sedangkan Terminal Terboyo akan dialihfungsikan menjadi Fasilitas Angkutan Barang sehingga tetap dikelola oleh Pemkot Semarang. ”Sedangkan pengambilalihan pengelolaan terminal sesuai dengan undang-undang yang berlaku, serentak pada tahun depan 2017,” tandasnya. (den/jks/hid/ida/ce1)