LEPAS SAMBUT: Hartadi SH MH bersama Kajati baru Sugeng Pudjianto SH MH dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo foto bersama. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEPAS SAMBUT: Hartadi SH MH bersama Kajati baru Sugeng Pudjianto SH MH dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo foto bersama. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEPAS SAMBUT: Hartadi SH MH bersama Kajati baru Sugeng Pudjianto SH MH dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo foto bersama. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LEPAS SAMBUT: Hartadi SH MH bersama Kajati baru Sugeng Pudjianto SH MH dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo foto bersama. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Setelah beberapa bulan mengalami kekosongan pucuk pimpinan, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah akhirnya memiliki seorang pemimpin baru. Berdasarkan Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-410/A/JA/05/2016 tertanggal 27 Mei 2016, Sugeng Pudjianto, SH MH yang sebelumnya Inspektur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI), dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menggantikan Hartadi SH MH.

Sugeng Pudjianto sendiri sebelumnya juga pernah bertugas di Kejati Jateng sebagai Asisten Bidang Tindak Pidana Umum pada 2011. Sementara Hartadi berpindah tugas menjadi seorang pengajar dan dosen Badan Diklat Widya Iswara atau Program Pendidikan Pembentukan Jaksa (PPPJ).

Sebagai pimpinan baru di tubuh Kejati Jateng, Sugeng Pudjianto menyatakan untuk semua pekerjaan rumah periode sebelumnya akan dievaluasi, sehingga nantinya yang sudah baik akan ditingkatkan. Ia juga mengaku bangga karena pekerjaan lama periode sebelumnya setelah dievaluasi hasilnya zero tunggakan.

”Jadi tunggakan tahun lalu sudah diselesaikan. Semua sudah proses-proses dan terus berjalan. Kita akan mendorong dan memberi contoh agar berbuat lebih baik, yang jelas kami akan memberikan penegakan hukum yang profesional dan memenuhi keadilan masyarakat,” kata Sugeng usai acara lepas sambut dengan Hartadi di halaman Kejati Jateng, kemarin.

Sementara itu, Hartadi mengaku kesibukannya saat ini menjadi guru di Badan Diklat Widya Iswara atau PPPJ. Selain itu, mengajar sebagai dosen dan pengajar di Badan Diklat PIN 4 dan 3. ”Saya lebih banyak stay di Jakarta sekarang, kalau istri sibuk di Jogja sama cucunya. Secara struktural sebagai Kepala Kajati Jateng memang sudah selesai menjabat, cuma saya masih punya waktu 2 tahun lagi mengabdi jadi belum pensiun,” kata Hartadi saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang usai acara lepas sambut tersebut.

Hartadi juga mengaku saat ini masa tugasnya lebih enjoy dan tidak begitu pusing, melainkan lebih banyak ketemu dengan bawahannya saat ada kegiatan pendidikan yang diajarkan. ”Sekarang sudah tidak pusing memikirkan perkara ini dan itu, lebih banyak santai. Bahkan ngajar juga kayak seperti reuni bisa ketemu dengan bawahan-bawahan saat masih menjabat,” ujar Hartadi penuh bangga. Dalam pisah sambut tersebut juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (jks/zal/ce1)