TINJAU STAND : Wabup Joko Sutanto didampingi Camat Demak Kota Fatkhurahman meninjau stand pasar murah di halaman kantor Kecamatan Demak Kota, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINJAU STAND : Wabup Joko Sutanto didampingi Camat Demak Kota Fatkhurahman meninjau stand pasar murah di halaman kantor Kecamatan Demak Kota, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINJAU STAND : Wabup Joko Sutanto didampingi Camat Demak Kota Fatkhurahman meninjau stand pasar murah di halaman kantor Kecamatan Demak Kota, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINJAU STAND : Wabup Joko Sutanto didampingi Camat Demak Kota Fatkhurahman meninjau stand pasar murah di halaman kantor Kecamatan Demak Kota, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Naiknya berbagai komoditas termasuk sembako saat bulan puasa maupun menjelang Idul Fitri, mendapatkan perhatian serius Pemerintah Kecamatan Demak Kota. Salah satunya adalah menggelar pasar murah bagi masyarakat kurang mampu di halaman Kantor Kecamatan yang langsung diserbu pembeli.

Tercatat ada 30 stand yang ikut menyemarakkan pasar murah ini. Adapun, barang dagangan yang dijajakan selain sembako juga pakaian atau fashion serta pernak pernik kebutuhan lainnya. Namun banyak stand yang kehabisan barang dagangan.

Camat Demak Kota, Fathkurahman mengungkapkan, pasar murah tersebut dilakukan untuk membantu meringankan beban warga menghadapi gejolak harga. “Kami melibatkan 19 desa dan kelurahan serta mengajak berbagai instansi dan lembaga termasuk PKK, eks PNPM, BUMD, dan lain sebagainya,” ujarnya kemarin.

Dia mengatakan, dalam pasar murah ini, warga yang membeli dapat subsidi sehingga harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran. Ada 399 paket bahan makanan gratis untuk warga kurang mampu secara ekonomi. “Untuk itu, warga yang hendak membeli diberikan kupon khusus yang sebelumnya dibagikan di desa dan kelurahan masing-masing. Kupon itu ditukar dengan paket minyak goreng (migor) dan gula pasir,” katanya.

Kabag Perekonomian Setda Pemkab Demak, Suhasbukit mengatakan, paket dua liter migor dan dua kilogram gula pasir tersebut bernilai Rp 40 ribu. “Ini merupakan bantuan dari Pemkab Demak,” katanya.

Menurutnya, total ada 5.229 paket sembako untuk dibagika di 14 kecamatan. “Kami memilih minyak goreng dan gula pasir karena dua barang ini nilainya cukup fluktuatif di pasaran,” katanya. Wabup Joko Sutanto mengatakan, dengan adanya pasar murah ini, warga dapat terbantu utamanya dalam pemenuhan kebutuhan pokok. (hib/ida)