SEMAKIN KUMUH: Kondisi Terminal Terboyo yang tergenang air rob, kemarin. (inzet) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melihat kondisi rob di wilayah Kaligawe. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMAKIN KUMUH: Kondisi Terminal Terboyo yang tergenang air rob, kemarin. (inzet) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melihat kondisi rob di wilayah Kaligawe. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMAKIN KUMUH: Kondisi Terminal Terboyo yang tergenang air rob, kemarin. (inzet) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melihat kondisi rob di wilayah Kaligawe. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMAKIN KUMUH: Kondisi Terminal Terboyo yang tergenang air rob, kemarin. (inzet) Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melihat kondisi rob di wilayah Kaligawe. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Awal Ramadan, rob semakin mengganas di Kota Semarang. Selain mengganggu aktivitas warga, rob juga menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di Jalan Kaligawe, Genuk. Bencana rob yang semakin parah ini membuat gerah Wali Kota Hendrar Prihadi. Kemarin (9/6), wali kota melakukan pemantauan di sejumlah titik wilayah yang terkena rob. Seperti di Genuk dan sekitarnya.

Rob tahun ini sesuai data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melanda 24 kabupaten/kota baik yang berada di Pantai Utara Jawa maupun Pantai Selatan. Kota di sepanjang Pantai Utara yang terkena gelombang rob di antaranya Jakarta, Pekalongan, Semarang dan Surabaya.

Pada tahun ini rob lebih sering terjadi pada siang hari antara pukul 08.00-17.00 dan diprediksi ketinggian rob akan mencapai puncak antara 7-13 Juni dan 23-29 Juni.

Menurut Hendi –sapaan akrab Hendrar Prihadi— rob yang melanda di Kota Semarang merupakan banjir terparah selama 5 tahun terakhir dengan titik paling parah di Kaligawe, Genuk dan Kelurahan Kemijen, Semarang Timur.

”Ini gejala alam tertinggi selama satu bulan ini, khususnya di Terminal Terboyo dan kawasan Kaligawe. Prediksi BMKG, banjir dan rob paling parah dalam minggu-minggu ini, namun akan surut kembali di akhir bulan ini sekitar tanggal 27 Juni,” jelas wali kota.