SYIAR ISLAM: Syaikh Ahmad Syarif didampingi Rektor Udinus Edi Noersasongko berdiskusi dengan para mahasiswa Udinus, Rabu (8/6). (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SYIAR ISLAM: Syaikh Ahmad Syarif didampingi Rektor Udinus Edi Noersasongko berdiskusi dengan para mahasiswa Udinus, Rabu (8/6). (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SYIAR ISLAM: Syaikh Ahmad Syarif didampingi Rektor Udinus Edi Noersasongko berdiskusi dengan para mahasiswa Udinus, Rabu (8/6). (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SYIAR ISLAM: Syaikh Ahmad Syarif didampingi Rektor Udinus Edi Noersasongko berdiskusi dengan para mahasiswa Udinus, Rabu (8/6). (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang kedatangan tamu istimewa di bulan Ramadan ini. Seorang ulama dari Palestina, Syaikh Ahmad Syarif, yang sedang melakukan dakwah di sejumlah kota di Indonesia, mampir di Masjid Baitul Ilmi di area kampus tersebut Rabu (8/6) sore.

Syaikh yang saat ini masih berusia 22 tahun ini didaulat untuk berdiskusi doal Islam sembari menunggu berbuka puasa. Ratusan mahasiswa bersama Rektor Udinus Edi Noersasongko antusias melontarkan berbagai pertanyaan seputar Islam dengan tema “Manisnya Iman dalam Balutan Ukhuwah Islamiyah”. Dipandu oleh seorang penerjemah, Syaikh Ahmad Syarif menjelaskan dengan gamblang semua pertanyaan mahasiswa.

Cukup lama Syaikh bernama lengkap Ahmad Syarid Muhammad Minwer ini di Udinus. Selain berdiskusi, ulama muda ini juga mengisi acara Kajian Menjelang Buka Puasa, Salat Magrib, Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Baitul Ilmi. “Tujuan kita mengundang Syaikh Ahmad Syarid Muhammad Minwer ini sebagai momentum untuk meningkatkan ke-Islam-an, sekaligus sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan meningkatkan kepekaan sosial,” ujar Ketua Pelaksana Gema Ramadan 1437 H Udinus Semarang, Ardytha Luthfiarta. (amu/smu)