Lokalisasi Sunan Kuning Tutup Sebulan

491
DITUTUP: Pintu gerbang Resosialisasi Sunan Kuning ditutup selama Ramadan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITUTUP: Pintu gerbang Resosialisasi Sunan Kuning ditutup selama Ramadan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITUTUP: Pintu gerbang Resosialisasi Sunan Kuning ditutup selama Ramadan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DITUTUP: Pintu gerbang Resosialisasi Sunan Kuning ditutup selama Ramadan. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Resosialisasi Argorejo, Sunan Kuning (SK) selama Ramadan tutup selama sebulan. Apabila ada mucikari yang nekat buka, terancam mendapat sanksi pencabutan izin.

Ketua Resosialisasi Argorejo, Suwandi, mengatakan, pada hari pertama Ramadan kemarin terdapat 11 anak asuh dan 4 mucikari yang masih beroperasi. Sehingga anak asuh dan mucikari tersebut langsung dipanggil untuk diberi penjelasan.

”Kalau mereka tidak mau berhenti, terpaksa akan dicabut izinnya. Tapi, mereka sudah mau menerima, sehingga tidak masalah,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Suwandi mengatakan, penutupan itu dilakukan untuk memberi kesempatan kepada anak asuh melakukan kebaikan di bulan yanģ penuh berkah dan ampunan ini. ”Mereka itu telah banyak berbuat dosa, sehingga pada bulan ini mereka dipersilakan untuk pulang kampung agar lebih banyak berbuat kebajikan,” akunya.

Dikatakan, para anak asuh sudah dipulangkan sejak 4 Juni lalu. Pihaknya juga telah memeriksa satu per satu rumah mucikari. ”Kami setiap malam selalu mengadakan pemeriksaan sampai pukul 22.00 didampingi pengurus lainnya serta petugas dari TNI. Kami menutup pintu depan dan belakang, sehingga tidak ada tamu yang masuk,” katanya.

Pada liburan puasa tahun ini, lanjut dia, banyak dimanfaatkan para mucikari merenovasi rumahnya. ”Saat anak asuh pulang kampung, dimanfaatkan untuk mempercantik rumah,” ujarnya.

Setelah Lebaran nanti, kata dia, Resosialisasi Argorejo akan dibuka seperti biasa. ”Setelah merayakan Lebaran bersama keluarga, para anak asuh akan kembali bekerja,” katanya. (hid/aro/ce1)