USUNG DEWA OBAT: Sejumlah Pejimsin menggotong tandu Kongco Poo Seng Tay Tee atau Dewa Obat saat ritual Jut Bio di Pantai Marina, Semarang. (John Wahid/Jawa Pos Radar Semarang)
USUNG DEWA OBAT: Sejumlah Pejimsin menggotong tandu Kongco Poo Seng Tay Tee atau Dewa Obat saat ritual Jut Bio di Pantai Marina, Semarang. (John Wahid/Jawa Pos Radar Semarang)
USUNG DEWA OBAT: Sejumlah Pejimsin menggotong tandu Kongco Poo Seng Tay Tee atau Dewa Obat saat ritual Jut Bio di Pantai Marina, Semarang. (John Wahid/Jawa Pos Radar Semarang)
USUNG DEWA OBAT: Sejumlah Pejimsin menggotong tandu Kongco Poo Seng Tay Tee atau Dewa Obat saat ritual Jut Bio di Pantai Marina, Semarang. (John Wahid/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Ribuan umat Tri Dharma, Minggu (5/6) melakukan Jut Bio Kongco Poo Seng Tay Tee atau Dewa Obat di Pantai Marina Semarang. Mereka sebelumnya berjalan dari Kelenteng Tay Kak Sie menuju Kranggan. Kemudian Kongco beserta Pejimsin lainnya menggunakan alat transportasi menuju Pantai Marina.

Dalam arak-arakan tersebut, tampak rombongan Bhe Kun atau penjaga kuda dan penyapu jalan ikut meriahkan ritual. Setelah sampai di Pantai Marina Pejimsin berdoa kepada Diaen Kong atau Tuhan yang Maha Esa dilanjutkan dengan berdoa kepada Dutik Kong atau Dewa Bumi.

Salah seorang Pejimsin, Marlina, mengatakan ritual peringatan kedatangan Kongco Poo Seng Tay Tee ini dilakukan setahun sekali. Ritual tersebut sangat bermanfaat karena dipercaya dapat menghilangkan berbagai penyakit dan wabah. ”Kami beserta keluarga selalu mengikuti acara ini, meskipun dengan jalan kaki atau naik sepeda motor. Bahkan kami mengajak saudara untuk mengikuti,” katanya.

Acara dimulai pukul 05.00, diawali dengan doa bersama di altar Kelenteng Tay Kak Sie. Setelah doa bersama, ratusan umat kemudian membawa patung Dewa Obat dengan tandu secara bergantian. Umat kemudian berjalan kaki diiringi rombongan kesenian Liong dan Barongsai melewati Kranggan dan Jalan Gajahmada. Dari Jalan Gajahmada, Patung Dewa Obat diangkut menggunakan truk menuju Pantai Marina.

Rombongan berhenti di pintu masuk Pantai Marina dan kemudian kembali dikirab menuju depan gedung Marina Convention Center (MCC). Di bibir pantai ini, umat kembali melakukan ritual dengan membaca doa-doa diikuti oleh ratusan umat. ”Umat yang ikut kirab tidak hanya dari Semarang, tetapi dari berbagai daerah di Jateng,” ungkap Ketua Panitia Yoe Yoe Hok. Usai ritual, sekitar pukul 1 siang rombongan kembali ke Pecinan dan berkeliling di kelenteng-kelenteng yang ada di kawasan tersebut. (hid/ric/ce1)