TARUNG MENTAL: BJL 2000 Cosmo, akan menghadapi Blacksteel Manokwari, di semi final Pro Futsal League (PFL) 2016 di GOR UNY Yogyakarta, siang nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TARUNG MENTAL: BJL 2000 Cosmo, akan menghadapi Blacksteel Manokwari, di semi final Pro Futsal League (PFL) 2016 di GOR UNY Yogyakarta, siang nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TARUNG MENTAL: BJL 2000 Cosmo, akan menghadapi Blacksteel Manokwari, di semi final Pro Futsal League (PFL) 2016 di GOR UNY Yogyakarta, siang nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TARUNG MENTAL: BJL 2000 Cosmo, akan menghadapi Blacksteel Manokwari, di semi final Pro Futsal League (PFL) 2016 di GOR UNY Yogyakarta, siang nanti. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sabtu (4/6) siang nanti akan menjadi hari bersejarah bagi tim futsal BJL 2000 Cosmo yang akan melakoni babak semi final atau final four ajang Pro Futsal League (PFL) 2016 versus Black Steel Manokwari di GOR UNY Jogjakarta. Jika berhasil melewati final four dan menembus babak final, wakil Jateng itu akan memperpanjang daftar sejarah menjadi tim promosi yang berhasil menembus partai puncak kompetisi futsal kasta tertinggi itu.

Dari pertemuan kedua tim promosi itu, Balck Steel sebenarnya masih lebih diuntungkan. Tim asal Timur Indonesia itu berhasil menang atas BJL di babak nasional Liga Futsal Nasional (Linus) 2015. Saat itu, BJL 2000 yang belum sekuat saat ini dihajar 1-8 dan harus puas di posisi empat. Namun demikian, mereka tetap mendapatkan tiket promosi. “Besok (hari ini, Red) akan menjadi pertandingan penting bagi kami. Makanya kami akan berusaha mati-matian untuk bisa meraih kemenangan dan menembus babak final,” terang Manajer BJL 2000 Cosmo, Suyatno.

Ditilik secara kekuatan, kedua tim sebenarnya juga tidak asing satu sama lain. Ada dua pemain Black Steel Manokwari yang pernah menjadi penggawa BJL 2000, mereka adalah Moses dan Panji. Moses menjadi salah satu pemain reguler dan banyak memberikan konstribusi bagi Black Steel. Sedangkan Panji, tenaganya juga masih dibutuhkan tim asal Papua itu. ”Pada pertemuan kedua besok, kami tidak ingin kalah lagi dari Black Steel. BJL 2000 sudah jauh lebih siap dibandingkan pertemuan pertama. Anak-anak tidak sabar untuk bisa mengalahkan Black Steel. Target kami, dapat masuk final dan meraih gelar juara,” sambung Suyatno.

BJL harus mewaspadai serangan cepat para pemain Black Steel jika ingin meraih kemenangan di laga ini. Sementara pemain Black Steel harus mampu menahan emosi mereka melawan barisan pengalaman para pemain BJL.

Black Steel memastikan tiket final four dengan menundukkan IPC Pelindo II Jakarta 7-5, akhir pekan lalu. Pertandingan ini menjadi laga penentuan kedua tim, untuk mendapatkan tiket final four. Sebelumnya, Vamos Mataram sudah memastikan tiket lebih dulu. “Di sisa waktu kemarin pelatih sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik termasuk evaluasi pada babak penyisihan Wilayah kemarin. Kini tinggal bagaimana anak-anak menerapkan di lapangan besok (hari ini, red),” pungkas Suyatno. (bas/smu)