Final Tunggal Pemula Putra Milik PB Rajawali

626
PRIORITAS: Pertandingan semi final dan final kelompok usia hari terakhir kejuaraan Rabu kemarin didahulukan, agar cepat selesai sehingga tidak mengganggu belajar. (TAUFIQ R/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Persaingan ketat atlit Perkumpulan Bulutangkis (PB) Surya Gemilang Salatiga (SGS) dan PB Rajawali di babak semifinal tunggal pemula putra Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Salatiga 2016, akhirnya dimenangkan anak didik PB Rajawali. Dua pemain andalan PB Rajawali, Andi dan Gufron, berhasil tampil di babak final Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Salatiga 2016, Rabu (16) malam kemarin di GOR PPLP Sepak Takraw (Ngebul), Jalan Veteran Kota Salatiga.

Hasil positif Andi dan Gufron, tersebut menunjukkan kapasitas keduanya sebagai pemain yang turun berlaga di seeded unggulan. Andi menempati unggulan satu dan Gufron sebagai unggulan dua. Dua pemain tersebut juga sukses maju final saat tampil di laga ganda. Turun sebagai unggulan satu, Andi/Gufron berebut juara dengan ganda rekan satu klubnya, Ragil/Yusuf.

Namun sayangnya, keberhasilan ini tidak dibarengi hasil di bagian putri. PB Rajawali hanya mampu menyabet satu tempat final tunggal pemula putri, melalui pemain atas nama Cornelia. Non unggulan yang memberi kejutan mampu melaju ke babak puncak. Satu finalis lainnya, ditempati Aura, unggulan satu dari PB SGS, yang di laga sebelumnya menghentikan Anggra, rekan satu klubnya.

Langkah Andi menembus final tidak menemui halangan berarti. Pada babak semifinal, Andi menundukkan Rafael, Wakil PB SGS. Rafael harus mengakui keunggulan lawan setelah ditaklukkan 5-21, 9-21. Gufron yang dihadang Farid, juga dari PB SGS, memperoleh kemenangan tanpa perlawanan. Farid yang mengalami penurunan stamina dan kondisi fisik, menyerah dibabak kedua. Setelah di partai pertama memberi perlawanan dan akhirnya kalah 18-21.

Pimpinan Klub PB Rajawali Salatiga, Roby, memberi apresiais atas perjuangan anak didiknya. ”Andi dan Gufron memang diproyeksikan untuk mampu tampil keluar daerah. Dua anak ini juga sudah sering juara di Kejurkot. Karena itu, tantangan berikutnya harus bisa bersaing di ajang multi dan berlanjut tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.

Meskipun kurang sukses di tingkat pemula, namun atlit kelompok usia PB Surya Gemilang Salatiga mendominasi babak puncak tunggal usia anak-anak putra dan putri. Mereka mampu memborong semua tempat final. Pertandingan Final bagian putra diduduki Farao dan Rafael, dan bagian putri mempertemukan derby SGS antara unggulan satu Aura dan unggulan Anggara. (fiq/smu)