Murni Kesalahan SMAN 3

Kegagalan SNMPTN

349

Sementara itu, ketika masuk ke ruang pelaksanaan SBMPTN di FE Undip, Nasir ikut membagikan lembar soal kepada peserta ujian. Mantan Rektor Undip ini berpesan agar peserta tidak terburu-buru dalam mengerjakan soal. ”Tenang dan jangan tegang. Yang paling penting adalah tetap berusaha dan berdoa. Itu jangan dilupakan,” ungkap Nasir.

Selain membagikan soal ujian kepada peserta, dia juga mengecek kesiapan panitia. Mulai dari dokumen-dokumen yang diperlukan hingga kesiapan sarana dan penunjang. Di antaranya ruang ujian dan perangkat elektronik yang digunakan untuk ujian.

‎Nasir menyatakan, secara keseluruhan pelaksanaan SBMPTN berjalan dengan baik dan tidak ada kecurigaan mengenai kebocoran soal. Dia pun menegaskan kepada peserta untuk tidak menggunakan joki. Sebab, jika ketahuan, bisa diproses pidana. ”Dalam pengalaman SBMPTN tahun lalu, ada perjokian di Solo dan Makassar. Kami proses sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.

Sebanyak 36.051 peserta mengikuti ujian SBMPTN di Panitia Lokal (Panlok) 42 Semarang. Dari jumlah tersebut, 33.198 peserta akan mengikuti ujian yang tersebar di 47 lokasi dan 2.853 mengikuti ujian di Sub Panlok Magelang dengan delapan lokasi.

Panlok 42 terdiri atas Undip, Unnes, Universitas Tidar Magelang, dan UIN Walisongo. Untuk lokasi ujian di Semarang di antaranya sebanyak 14.186 peserta untuk jurusan Saintek. Sementara 15.085 ikut pada jurusan Soshum, dan 3.917 untuk jurusan campuran. (amh/den/ida/ce1)