Harga Terus Naik, Diduga Ada Permainan Pengusaha

Pernyataan Kepala Dinas Pertanian

234
KENDALIKAN HARGA: Tim pemantau kebutuhan bahan pokok melakukan sidak untuk mengetahui kewajaran harga di pasaran. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KENDALIKAN HARGA: Tim pemantau kebutuhan bahan pokok melakukan sidak untuk mengetahui kewajaran harga di pasaran. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KENDALIKAN HARGA: Tim pemantau kebutuhan bahan pokok melakukan sidak untuk mengetahui kewajaran harga di pasaran. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KENDALIKAN HARGA: Tim pemantau kebutuhan bahan pokok melakukan sidak untuk mengetahui kewajaran harga di pasaran. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Memasuki 10 hari menjelang datangnya Ramadan, harga sejumlah barang yang menjadi kebutuhan pokok di Kota Semarang mulai naik. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan sidak pasar untuk menjaga agar harga tersebut tetap stabil.

”Kalau naik, jangan terlalu. Karenanya, kami akan rutin melalukan pemantauan harga di pasaran,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang, Nurjanah saat melakukan sidak di Pasar Bulu, Selasa (31/5).

Dalam kesempatan itu, Disperindag menggadeng Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang. Berdasarkan hasil sidak diketahui bahwa harga daging ayam, gula pasir mulai meningkat mencapai 5-10 persen. Sementara harga daging dan beras masih stabil di kisaran Rp 80 ribu dan Rp 10 ribu per kilogram. ”Hal ini dikarenakan stok masih tercukupi,” imbuhnya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Bulog, lanjut Nurjanah, stok beras di Kota Semarang masih cukup hingga 4-5 bulan ke depan. Sementara kebutuhan daging sapi diperkirakan akan meningkat menjelang Idul Fitri. ”Bila perlu nanti akan digelar penjualan di bawah harga pasar. Harapannya agar kebutuhan pokok di pasaran tetap aman,” sambungnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, WP Rusdina menambahkan, harga bahan pokok utamanya daging sapi maupun ayam ditentukan oleh pemasok. Karenanya, dengan digelarnya sidak pasar akan ditelusuri sampai di mana yang menjadi permasalahan. ”Kalau tidak dipantau mereka akan terus menaikkan,” ujarnya.