PNS Malas-Malasan, TPP Akan Dikurangi

339

UNGARAN–Pemkab Semarang mengeluarkan kebijakan mengurangi jam kerja pegawai negeri sipil (PNS) selama bulan Ramadan tahun ini. Meski puasa dan ada pengurangan jam kerja, namun PNS tetap diwajibkan menjaga kualitas kinerja pelayanan masyarakat. Jika tidak, maka Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) akan dikurangi.

“Saya sudah menandatangani edaran soal itu. Yang jelas, kami minta ke PNS tetap memberikan pelayanan prima kendati puasa,” kata Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono, Senin (30/5) kemarin.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang, Supramono mengatakan bahwa dirinya sudah menerima surat edaran soal kebijakan pengurangan jam kerja PNS selama Ramadan. ”Dan surat edaran tersebut sudah kami sampaikan ke seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Semarang,” katanya.

Dalam SE 850/001516 tertanggal 20 Mei yang diteken oleh Sekda Kabupaten Semarang disebutkan jam kerja PNS hari Senin hingga Kamis dimulai pukul 08.00 sampai pukul 15.30. Sementara untuk hari Jumat, dimulai 08.00 dan berakhir 11.30. “Pengurangannya hanya di jam berangkat. Jika di luar bulan puasa mulai kerja pukul 07.00, jadi jam kerja dikurangi satu jam,” jelasnya.

Supramono menegaskan bahwa ibadah puasa selama Ramadan tidak bisa dijadikan alasan PNS untuk malas-malasan dalam memberikan pelayanan publik. BKD siap menerjunkan tim pengawas ke SKPD-SKPD guna memantau kinerja PNS. “Nanti akan kami lihat bagaimana performa kinerja PNS,” ujarnya.