Uji Konsistensi Pemain Muda

253
SEDANG BERUNTUNG: Para pemain PSIS merayakan golnya ke gawan PSIM pada laga pekan lalu di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDANG BERUNTUNG: Para pemain PSIS merayakan golnya ke gawan PSIM pada laga pekan lalu di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDANG BERUNTUNG: Para pemain PSIS merayakan golnya ke gawan PSIM pada laga pekan lalu di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEDANG BERUNTUNG: Para pemain PSIS merayakan golnya ke gawan PSIM pada laga pekan lalu di Stadion Jatidiri Semarang. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang akan melakoni laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B, Sabtu (28/5) sore nanti. M Yunus dkk akan dijamu PSIR Rembang pada laga keempat di Stadion Krida Rembang. Kemenangan kandang 2-1 atas PSIM Jogjakarta pada laga sebelumnya menjadi modal berharga tim berjuluk Mahesa Jenar untuk menghadapi Laskar Dampo Awang.

Pelatih PSIS Eko Riyadi berharap para pemainnya tampil konsisten, sebaik saat mengalahkan PSIM. Eko mengaku mulai menemukan racikan starting eleven terbaik mereka setelah mampu tampil impresif menjamu PSIM lalu. “Mudah-mudahan pemain-pemain muda bisa tampil konsisten. Meskipun kami juga masih terus menunggu kondisi beberapa pemain senior seperti Ahmad Mahrus Bachtiar dan Topas Pamungkas,” terang Eko, kemarin.

Manajer PSIS, Wahyu ‘Liluk’ Winarto mengatakan, secara teknis timnya telah siap menghadapi PSIR. “Semua sudah disiapkan tim pelatih selama sepekan sebelum laga lawan PSIR ini, tinggal bagaimana anak-anak mengaplikasikan keinginan pelatih di pertandingan besok (hari ini, Red). Mudah-mudahan kami bisa tampil maksimal,” terang Liluk.

Sementara PSIR yang dilatih oleh Haryanto memeragakan skema 2-3-5. Ramuan pakem tersebut belum mampu membawa kemenangan PSIR karena mereka hanya ditahan imbang 1-1 Persijap Jepara, kemudian meraih satu poin atas PPSM (1-1) dan terakhir harus tumbang 2-0 atas tuan rumah Persibat Batang. Untuk pemain, beberapa punggawa seperti Yoni Ustaf maupun winger tim PON Jateng, Zaenal Arivin serta duet bomber Efendi dan Rudy Santoso bakal menjadi amunisi penting PSIR.