Dicekoki Obat Batuk, ABG Dicabuli

317

SLAWI – Aksi kejahatan seksual kembali terkuak di wilayah hukum Polres Tegal. Kali ini aksi tersebut menimpa ABG berinisial VW, 15 yang masih berstatus pelajar, warga Desa Maribaya RT 01 RW 02 Kramat. Dia sempat dicekoki obat batuk tablet sebanyak sepuluh butir oleh kedua pelaku yang juga masih ABG. Setelah korban tak sadarkan diri, kedua pelaku melakukan aksi pencabulan secara bergantian.

Kapolres AKBP RH Wibowo SH SIK melalui Kasubag Humas AKP Suwarno menyatakan aksi tersebut terjadi pada Sabtu (21/5) sekitar pukul 17.45 WIB. “Antara korban dan pelaku sebelumnya sempat saling kenal. Awalnya korban sempat meminta tolong pada tersangka MY, 17, warga Desa Maribaya untuk membelikan obat batuk cair. Namun MY malah memberinya obat batuk jenis pil sebanyak 10 butir. Dia meyakinkan korban bahwa obat batuk tersebut lebih manjur kasiatnya,” terangnya.

Setelah pil tersebut diminum, korban digelandang MY menuju pantai di kawasan Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi. “MY sebelumnya sempat mengontak rekannya DE, 18 yang masih berstatus pelajar untuk menunggu di pantai tersebut. Di pantai itu korban dicabuli secara bergantian oleh kedua pelaku. Korban tidak bisa berontak dan melawan, lantaran dalam keadaan setengah sadar dampak dari pil obat batuk yang diminumnya,” tegasnya. Aksi ini terbongkar, setelah seorang saksi, Taryono, 30, warga Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi memergoki tindakan asusila yang dilakukan dua ABG di tepi pantai menjelang maghrib.

Keduanya diringkus Unit PPA Polres Tegal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. “Dalam kasus ini keduanya bakal dijerat dengan pasal 82 UU nomor 35/tahun 2014 tentang perlindungan anak. Dalam kesaksiannya di hadapan penyidik, keduanya mengaku belum sempat melakukan hubungan badan dengan korban. Korban hanya digerayangi seluruh tubuhnya secara bergantian,” cetusnya. (her/jpnn/ric)