Blok Napi Lapas Bulu Juga Rusak

232
JEBOL: Petugas Lapas Wanita Bulu menunjukkan bangunan lapas yang mengalami kerusakan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JEBOL: Petugas Lapas Wanita Bulu menunjukkan bangunan lapas yang mengalami kerusakan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JEBOL: Petugas Lapas Wanita Bulu menunjukkan bangunan lapas yang mengalami kerusakan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JEBOL: Petugas Lapas Wanita Bulu menunjukkan bangunan lapas yang mengalami kerusakan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kerusakan bangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Kelas IIA Bulu Semarang juga terjadi di blok-blok yang dihuni para napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Kepala Lapas Wanita Bulu, Suprobowati, melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Endang Budiarti, mengatakan, gedung cagar budaya di lapas wanita yang mengalami kerusakan bukan hanya satu gedung untuk tempat bimbingan kerja yang kini dipakai sebagai gudang penyimpanan kerajinan warga binaan pemasyarakatan (WBP). Tapi kerusakan juga terjadi di blok-blok hunian WBP dan pagar keliling. Hanya saja, kerusakan tersebut masih dalam batas wajar. Seperti pagarnya mulai karatan dan beberapa dinding blok rompel-rompel, sehingga di bawah standar kenyamanan.

”Kalau perbaikan jelas kita kesulitan, karena selain dana mepet, juga bagian dari cagar budaya yang harus dikembalikan ke aslinya kalau diperbaiki. Paling kami cuma bisa melakukan pemeliharaan dengan menembel pada bagian yang rompel dan melakukan pengecatan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Endang menilai, bangunan yang sudah menjadi cagar budaya tersebut material kapurnya banyak, sehingga kalau dilakukan pengecatan susah menempel. Selain itu, material bangunannya juga sudah tua.

”Dana pemeliharaan kami dapatkan dari DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran). Kalau bantuan dari pemerintah atau lainnya belum pernah kami peroleh. Harapannya sih pemerintah segera membantu pembenahan gedung ini,” ujarnya.

Dia mengaku khawatir gedung yang rapuh akan roboh. Pihaknya merasa waswas apabila ada petugas atau WBP yang melintas di dekat gedung tersebut, terutama saat hujan deras. Karena bisa saja sewaktu-waktu bangunan tersebut ambruk.