Waspadai Atribut Paham yang Berbau Komunis

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Taufik Rifai (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Taufik Rifai (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Maraknya berbagai atribut terkait ideologi komunisme menjadi perhatian serius Pemkab Demak. Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Kantor Kesbangpolinsmas kemarin mengundang berbagai tokoh masyarakat dan agama serta tokoh organisasi kemasayarakatan untuk membahas masalah terkini tersebut. Meski di Demak tidak ada hal-hal berbau komunisme, namun hal itu patut diwaspadai, termasuk jika ada atribut aliran kiri tersebut.

Kepala Kesbangpolinmas Demak, Taufik Rifai mengatakan, komunisme, radikalisme dan terorisme menjadi masalah yang harus diwaspadai masyarakat. Jangan sampai ideologi tersebut berkembang dimasyarakat. Sebab, paham komunisme secara tegas dilarang dinegeri ini sesuai Tap MPRS XXV Tahun 1966. “Di Demak tidak ada paham komunisme. Atribut-atribut juga tidak ada. Meski demikian, tetap waspada. Rasa benci terhadap komunisme ini seimbang dengan rasa benci terhadap penjajah,”katanya.

Ketua MUI Demak, KH Muhammad Asyiq juga mengingatkan agar kewaspadaan terhadap komunisme tidak boleh surut. Menurutnya, perlu meneguhkan ideology Pancasila agar tetap kokoh menghadapi berbagai paham termasuk komunisme. “Bung Karno pernah menyampaikan bahwa, bila satu jenderal dapat mematikan sejuta musuh, maka seribu jenderal tidak mampu memusnahkan isme (paham/aliran) seseorang,” katanya. Sarasehan tersebut juga ditandai dengan pernyataan sikap penolakan terhadap komunisme, radikalisme dan terorisme. (hib/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Bisnis Tempat Hiburan Tak Bergairah

SEMARANG – Kwartal pertama dan kedua tahun 2016, ternyata tidak berpihak kepada pengusaha dunia hiburan di Kota Semarang. Bahkan bisa dibilang jika bisnis dunia...

Sensasi Menaiki Mobil VW Kuno Keliling Wisata Magelang

GELIAT dunia pariwisata di Kabupaten Magelang terus bergeliat. Candi Borobudur sebagai magnetnya mampu menumbuhkan simpul-simpul daerah wisata baru dengan beraneka ragam pilihan. Baru-baru ini, pilihan...

300 Ribu Rumah Telah Hilang Rob Masalah Dunia

PEKALONGAN-Hampir seluruh dunia mengalami kenaikan air laut. Bahkan di sekitar wilayah Pasifik, sudah 300 ribuan rumah hilang karena air laut yang naik. Kondisi demikian,...

Razia, Mempersempit Ruang Gerak Teroris

PEKALONGAN – Guna mempersempit ruang gerak teroris di pantura, Polres Pekalongan Kota meningkatkan razia gangguan Kamtibnas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol...

More Articles Like This

- Advertisement -